GERLITA ( Gerakan Peduli Kesehatan Jiwa) Bersama PMO
- Tahap : Penerapan
- 2023
- Jenis Inovasi : Non Digital
- OPD : Dinas Kesehatan
- Inisiator : ASN
- Bentuk : Inovasi pelayanan publik
- Dasar Regulasi : SK Kepala PD
- Ketersediaan SDM : 11-30 SDM
- Dukungan Anggaran : Anggaran tersedia pada kegiatan penerapan inovasi daerah
Waktu Ujicoba
Tahun 2022
Waktu Penerapan
Tahun 2023
Rancang Bangun
|
Inovasi Gerakan Peduli Kesehatan Jiwa (GERLITA) Bersama Pendamping Minum Obat (PMO) berawal dari kualitas
pelayanan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang belum sesuai
standar di wilayah kerja Puskesmas Waipare. Inovasi ini selaras dengan program
Kementerian Kesehatan RI yaitu Program
Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, dengan strategi meningkatkan
jangkauan sasaran dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan dengan turun
langsung ke desa-desa, mendatangi keluarga yang memiliki ODGJ. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi
timbulnya kekambuhan ODGJ yaitu peran keluarga dalam membawa ODGJ untuk
berobat ke fasilitas kesehatan belum optimal, dan kurangnya dukungan keluarga
dalam kepatuhan mengkonsumsi obat. Inovasi ini adalah bentuk kepedulian
terhadap ODGJ sebagai individu yang perlu pendampingan secara langsung dari
keluarga, kader, masyarakat dan tenaga kesehatan, pihak lain dalam lingkungan
tempat tinggal (tetangga) sebagai Pendamping Minum Obat (PMO) yang memegang
peranan penting bagi peningkatan kepatuhan pasien untuk minum obat dengan
menggunakan instrumen Kartu Perawatan Pasien ODGJ (KP2O). Tahapan Implementasi Inovasi ini yakni Persiapan, Pendampingan, Intervensi dan
Monitoring Evaluasi. Dampak inovasi ini adalah banyak kasus ODGJ
yang terjaring di setiap desa mendapat pelayanan pengobatan sesuai standar,
tidak ada pasien yang putus obat, semua mendapat pengobatan secara teratur. |
Tujuan Inovasi
Inovasi ini bertujuan untuk Mendekatkan akses pelayanan kesehatan jiwa,
Menjaring pasien ODGJ, Mengedukasi untuk
pengobatan, Memantau Pasien selama
Pengobatan melalui KP2O untuk mengatasi masalah ketidakpatuhan pasien dalam
minum obat, dan Mencegah jangan sampai
ada pasien yang di pasung.
Manfaat Inovasi
Banyak kasus ODGJ yang terjaring di setiap desa mendapat
pelayanan pengobatan sesuai standar, tidak ada pasien yang putus obat, semua
mendapat pengobatan secara teratur.
