Posyandu Remaja Pripong Abong Desa Paubekor
- Tahap : Penerapan
- 2022
- Jenis Inovasi : Non Digital
- OPD : Dinas Kesehatan
- Inisiator : ASN
- Bentuk : Inovasi pelayanan publik
- Dasar Regulasi : SK Kepala PD
- Ketersediaan SDM : Lebih dari 30
- Dukungan Anggaran : Anggaran tersedia pada kegiatan penerapan inovasi daerah
Waktu Ujicoba
Berdasarkan laporan Data Tahunan Di Puskesmas Koting
Desa Paubekor dari tahun 2019-2020 Pernikahan dini dan Kehamilan Usia dini: 4
orang, Kehamilan dengan Anemia: 6 orang, Kehamilan dengan KEK : 3 orang, Remaja
DO: 24 orang. Dan dari data- data tersebut sebagai pemicu terlahirnya Anak
Stunting dimana data ditahun 2019-2020 ada 7 anak stunting didesa Paubekor.
Waktu Penerapan
Berdasarkan Survei tahunan bahwa Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja di puskesmas memiliki keterbatasan dan hambatan sehingga membutuhkan upaya memperdayakan masyarakat dengan kegiatan Posyandu Remaja disetiap desa
Rancang Bangun
Dengan adanya permasalahan di atas maka diadakan Posyandu Remaja Pripong Abong sebagai Upaya Kesehatan Masyarakat yang diselenggarakan bersama masyarakat guna memberdayakan dan memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan bagi remaja di desa Paubekor untuk meningkatkan kesehatan dan Kesadaran hidup sehat.
Tujuan Inovasi
Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam melanjutkan pembangunan. Berdasarkan Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 17,65 % penduduk Indonesia terdiri dari remaja. Masa remaja menghadapi banyak tantangan baik dari dalam dirinya maupun dari lingkungan luar
Manfaat Inovasi
Tujuan posyandu remaja adalah :
1.
Memantau
tumbuh kembang dari para remaja
2.
Pencegahan
kehamilan diusia muda
3.
Pencegahan
kehamilan dengan anemia dan KEK sejak usia remaja terkhusus remaja putri
4.
Pencegahan
stunting sejak usia remaja terkhusus remaja putri
5.
Pencegahan
pernikahan dini
6.
Pencegahan
pergaulan bebas dikalangan remaja
7.
Memastikan
pola hidup bersih dan sehat para remaja
8.
Memberikan
konseling dan edukasi tentang kesehatan reproduksi, bahaya dari merokok,
minuman beralkohol, zat narkotik dan adiktif lainnya sejak usia dini
