• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Posyandu Remaja Pripong Abong Desa Paubekor

  • Tahap : Penerapan
  • 2022
  • Jenis Inovasi : Non Digital
  • OPD : Dinas Kesehatan
  • Inisiator : ASN
  • Bentuk : Inovasi pelayanan publik
  • Dasar Regulasi : SK Kepala PD
  • Ketersediaan SDM : Lebih dari 30
  • Dukungan Anggaran : Anggaran tersedia pada kegiatan penerapan inovasi daerah

Waktu Ujicoba

Berdasarkan laporan Data Tahunan Di Puskesmas Koting Desa Paubekor dari tahun 2019-2020 Pernikahan dini dan Kehamilan Usia dini: 4 orang, Kehamilan dengan Anemia: 6 orang, Kehamilan dengan KEK : 3 orang, Remaja DO: 24 orang. Dan dari data- data tersebut sebagai pemicu terlahirnya Anak Stunting dimana data ditahun 2019-2020 ada 7 anak stunting didesa Paubekor.

Waktu Penerapan

Berdasarkan Survei tahunan bahwa Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja di puskesmas memiliki keterbatasan dan hambatan sehingga membutuhkan upaya memperdayakan masyarakat dengan kegiatan Posyandu Remaja disetiap desa

Rancang Bangun

Dengan adanya permasalahan di atas maka diadakan Posyandu Remaja Pripong Abong sebagai Upaya Kesehatan Masyarakat  yang diselenggarakan bersama masyarakat guna memberdayakan dan memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan bagi remaja di desa Paubekor untuk meningkatkan kesehatan dan Kesadaran hidup sehat.

Tujuan Inovasi

Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam melanjutkan pembangunan. Berdasarkan Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 17,65 % penduduk Indonesia terdiri dari remaja. Masa remaja menghadapi banyak tantangan baik dari dalam dirinya maupun dari lingkungan luar

Manfaat Inovasi

Tujuan posyandu remaja adalah :

1.    Memantau tumbuh kembang dari para remaja

2.    Pencegahan kehamilan diusia muda

3.    Pencegahan kehamilan dengan anemia dan KEK sejak usia remaja terkhusus remaja putri

4.    Pencegahan stunting sejak usia remaja terkhusus remaja putri

5.    Pencegahan pernikahan dini

6.    Pencegahan pergaulan bebas dikalangan remaja

7.    Memastikan pola hidup bersih dan sehat para remaja

8.    Memberikan konseling dan edukasi tentang kesehatan reproduksi, bahaya dari merokok, minuman beralkohol, zat narkotik dan adiktif lainnya sejak usia dini