INDEKS KUALITAS INFRASTRUKTUR DASAR KABUPATEN SIKKA TAHUN 2024
- Status : Diseminasi
- 2024
- Universitas Nusa Nipa Maumere
- Tim Peneliti:
Universitas Nusa Nipa Maumere – Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Sikka
Ruang Lingkup Penelitian :
- Ruang Lingkup Teritori : batasan administrasi Kabupaten Sikka dan dipilih beberapa lokasi sebagai representasi wilayah secara keseluruhan, dari 21 Kecamatan, 147 Desa dan 13 Kelurahan.
- Ruang Lingkup Substansi : batasan dalam terminologi infrastruktur dasar meliputi irigasi, rumah tangga dengan akses air minum, rumah tangga dengan akses air limbah dan sanitasi layak, drainase kota, sarana prasarana jalan dan jembatan, permukiman, dan infrastruktur perhubungan.
Metodologi
Metode deskriptif analitis, yaitu penelitian yang diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya.
Ringkasan Hasil
Hasil Penelitian Indeks Kualitas Infrastruktur Dasar, sbb :
1. Kondisi saluran irigasi adalah rusak sedang (49,77%)
2. Kondisi rumah tangga dengan akses air minum layak adalah rusak berat (19,786%)
3. Kondisi rumah tangga dengan akses air limbah/sanitasi layak adalah rusak sedang (61,92%)
4. Kondisi drainase kota adalah rusak berat (31,33%)
5. Kondisi jalan raya adalah rusak sedang (60%)
6. Kondisi jembatan adalah rusak ringan (89,25%)
7. Rasio panjang jalan per satuan penduduk adalah 0,00302
8. Kondisi rumah layak huni adalah rusak sedang (71,875%)
9. Kondisi lampu penerangan adalah rusak berat (38,02%)
10. Kondisi lampu lalu lintas adalah rusak berat (36,67%)
11. Kondisi terminal adalah rusak sedang (55,56%)
12. Kondisi pelabuhan adalah rusak sedang (75%)
13. Kondisi bandara adalah baik (92,31%)
Rata-rata kondisi Indeks Kualitas Infrastruktur Dasar Kabupaten Sikka Tahun 2024 adalah kondisi rusak sedang (56,79%)
Rekomendasi
1. Diperlukan komitmen dan kerjasama perangkat pemerintah dalam meningkatkan nilai dari masing-masing indeks indikator infrastruktur.
2. Diperlukan program-program yang menunjang diantara seluruh perangkat untuk memperoleh hasil yang maksimal dari masing-masing indeks indikator infrastruktur dasar.
3. Diperlukan pengukuran secara berkala dan berkelanjutan pada setiap indikator indeks infrastruktur dasar dengan cara tetap memperhatikan jumlah sampel, lokasi sampel dan alokasi waktu serta memperbaiki dan mencari solusi agar nilai Indeks Kualitas Infrastruktur Dasar dapat meningkat.
Tindak Lanjut
Laporan ini dapat dijadikan sebagai acuan atau pegangan bagi para stakeholders dalam pengambilan dan penentuan kebijakan terkait pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas infrastruktur dasar di Kabupaten Sikka.
Isu Penting
Perencanaan infrastruktur menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah maupun stakeholders terkait untuk mewujudkan kelengkapan infrastruktur yang berkualitas. Untuk mencapai tujuan- tujuan tersebut, adapun berbagai sasaran yang perlu dilaksanakan yaitu meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ekosistem wilayah, kesesuaian kondisi tata ruang dengan rencana tata ruang, dan peningkatan pelayanan sarana prasarana, permukiman dan transportasi.
Dokumentasi
Indeks Kualitas Infrastruktur Dasar Kab. Sikka Tahun 2024
- OPD Pengampu: BAPERIDA
- Sumber Dana: APBD II (DPA Bapelitbang Kab. Sikka)
