• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Bapperida Sikka mulai telaah Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Sikka 2025-2029

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sikka tengah melakukan telaah mendalam terhadap Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Sikka terpilih untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Sesuai dengan Visi dan Misi serta program prioritas Bupati dan Wakil Bupati terpilih, terdapat 5 (lima) bidang yang mendapatkan atensi khusus yaitu Bidang Kesehatan, Bidang Pendididikan, Bidang Infrastruktur, Bidang Ekonomi, Bidang Reformasi Birokrasi dan Bidang Kolaborasi.

Telaah Visi dan Misi RPJMD ini diinisiasi dan dikoordinasikan secara langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Ibu Margaretha M. Da Maga Bapa, ST, MEng. Tim Penelaah terdiri dari 5 tim kecil yg dibagi dalam lima bidang sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah. Masing-masing tim internal Bapperida ini langsung dikomandoi oleh masing-masing kepala bidang. Telaah ini menjadi langkah awal dalam memastikan bahwa program prioritas yang dirancang selaras dengan kebutuhan masyarakat,  memiliki landasan regulasi serta data yang kuat dan tepat sasaran ketika diimplementasikan untuk mengatasi permasalahan.

Dalam dokumen visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati SIkka Periode 2025 - 2030, terdapat delapan program prioritas yang menjadi fokus utama pengembangan ekonomi daerah, yaitu (a) Peningkatan produktivitas pertanian, peternakan dan perikanan Melalui Penguatan Kapasitas Petani, Nelayan dan Penyuluh berbasis Teknologi; (b) Peningkatan produktivitas pertanian, peternakan dan perikanan berbasis Teknologi berupa bantuan sarana produksi, sarana dan prasarana pertanian serta alat tangkap perikanan; (c) Meningkatkan nilai tambah komoditas melalui pembangunan fasilitas pengolahan dan teknologi pengolahan yang efisien dan ramah lingkungan serta memfasilitasi pemasaran; (d) Pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan menjadikan terumbu karang (dive), wisata budaya dan wisata Rohani sebagai branding untuk dijual; (e) Membangun pusat kreatif digital untuk mendukung pengembangan pariwisata melalui seni budaya, UMKM dan Konten Kreator Milenial; (f) Bantuan sarana dan prasarana serta memfasilitasi pemasaran produk UMKM; (g) Revitalisasi pasar tradisional dan (h) Revitalisasi Perusahan Daerah dan penguatan BUMDES, serta meningkatkan peran sektor swasta demi meningkatkan PAD..

Tim kecil ini dibentuk untuk menelaah secara cepat rincian dari program prioritas per bidang. Tim ini bertugas untuk menganalisis program prioritas berdasarkan beberapa aspek, antara lain (a) Identifikasi permasalahan yang melatarbelakangi setiap program prioritas; (b) Regulasi yang mendukung pelaksanaan program; (c) Data dasar (baseline data) yang menjadi tolok ukur keberhasilan; (d) Rancangan teknokratik RPJMD yang mendukung pencapaian program prioritas. dan (e) Kesesuaian dengan program, kegiatan, dan sub-kegiatan dalam DPA Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2025.

Dalam proses kerjanya, tim menggunakan berbagai jenis data dan informasi yang dihimpun dari perangkat daerah serta berbagai dokumen perencanaan yang sudah dihasilkan antara lain Peraturan Daerah tentang RPJPD, Peraturan Bupati tentang DPPMD, Rancangan teknokratik RPJMD dan DPA masing-masing perangkat daerah serta Renstra Perangkat Daerah. Proses telaah ini menjadi langkah krusial dalam memastikan keberhasilan implementasi di tahun-tahun mendatang.

Dengan bupati yang baru dilantik, arah pembangunan Kabupaten Sikka dalam lima tahun ke depan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kesuksesan program prioritas ini akan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif menuju Masyarakat Sikka yang Produktif, Kreatif, Unggul dan Mandiri. (JH)

  • 12 Maret 2025
  • bidangpsda
  • Bapelitbang