Bapperida Sikka mulai telaah Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Sikka 2025-2029

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah
Kabupaten Sikka tengah melakukan telaah mendalam terhadap Visi dan Misi Bupati
dan Wakil Bupati Sikka terpilih untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Sesuai dengan Visi dan Misi serta program
prioritas Bupati dan Wakil Bupati terpilih, terdapat 5 (lima) bidang yang
mendapatkan atensi khusus yaitu Bidang Kesehatan, Bidang Pendididikan, Bidang
Infrastruktur, Bidang Ekonomi, Bidang Reformasi Birokrasi dan Bidang
Kolaborasi.
Telaah Visi dan Misi RPJMD ini diinisiasi dan dikoordinasikan
secara langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi
Daerah, Ibu Margaretha M. Da Maga Bapa, ST, MEng. Tim Penelaah terdiri dari 5
tim kecil yg dibagi dalam lima bidang sesuai tugas pokok dan fungsi
masing-masing bidang pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi
Daerah. Masing-masing tim internal Bapperida ini langsung dikomandoi oleh
masing-masing kepala bidang. Telaah ini menjadi langkah awal dalam memastikan
bahwa program prioritas yang dirancang selaras dengan kebutuhan
masyarakat, memiliki landasan regulasi
serta data yang kuat dan tepat sasaran ketika diimplementasikan untuk mengatasi
permasalahan.
Dalam dokumen visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati SIkka Periode 2025 - 2030, terdapat delapan program
prioritas yang menjadi fokus utama pengembangan ekonomi daerah, yaitu (a)
Peningkatan produktivitas pertanian, peternakan dan perikanan Melalui Penguatan
Kapasitas Petani, Nelayan dan Penyuluh berbasis Teknologi; (b) Peningkatan
produktivitas pertanian, peternakan dan perikanan berbasis Teknologi berupa
bantuan sarana produksi, sarana dan prasarana pertanian serta alat tangkap
perikanan; (c) Meningkatkan nilai tambah komoditas melalui pembangunan
fasilitas pengolahan dan teknologi pengolahan yang efisien dan ramah lingkungan
serta memfasilitasi pemasaran; (d) Pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif,
dengan menjadikan terumbu karang (dive), wisata budaya dan wisata Rohani
sebagai branding untuk dijual; (e) Membangun pusat kreatif digital untuk
mendukung pengembangan pariwisata melalui seni budaya, UMKM dan Konten Kreator
Milenial; (f) Bantuan sarana dan prasarana serta memfasilitasi pemasaran produk
UMKM; (g) Revitalisasi pasar tradisional dan (h) Revitalisasi Perusahan Daerah
dan penguatan BUMDES, serta meningkatkan peran sektor swasta demi meningkatkan
PAD..
Tim kecil ini dibentuk untuk menelaah secara cepat rincian dari
program prioritas per bidang. Tim ini bertugas untuk menganalisis program
prioritas berdasarkan beberapa aspek, antara lain (a) Identifikasi permasalahan
yang melatarbelakangi setiap program prioritas; (b) Regulasi yang mendukung
pelaksanaan program; (c) Data dasar (baseline data) yang menjadi tolok ukur
keberhasilan; (d) Rancangan teknokratik RPJMD yang mendukung pencapaian program
prioritas. dan (e) Kesesuaian dengan program, kegiatan, dan sub-kegiatan dalam
DPA Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2025.
Dalam proses kerjanya, tim menggunakan berbagai jenis data dan
informasi yang dihimpun dari perangkat daerah serta berbagai dokumen
perencanaan yang sudah dihasilkan antara lain Peraturan Daerah tentang RPJPD,
Peraturan Bupati tentang DPPMD, Rancangan teknokratik RPJMD dan DPA
masing-masing perangkat daerah serta Renstra Perangkat Daerah. Proses telaah
ini menjadi langkah krusial dalam memastikan keberhasilan implementasi di
tahun-tahun mendatang.
Dengan bupati yang baru dilantik, arah pembangunan Kabupaten Sikka dalam lima tahun ke depan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kesuksesan program prioritas ini akan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif menuju Masyarakat Sikka yang Produktif, Kreatif, Unggul dan Mandiri. (JH)
- 12 Maret 2025
- bidangpsda
- Bapelitbang
