• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

DPRD Sikka Laksanakan Monev Proyek di Kecamatan Doreng

Maumere_19 Maret 2025. Jalankan fungsi pengawasan, Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Bapak Stefanus Sumandi, S.Fil  didampingi anggota DPRD Dapil III, Bapak Agustinus Felix Segon bersama Tim Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah melakukan monitoring dan evaluasi program proyek Tahun Anggaran 2024 di Wilayah Kecamatan Doreng. Dua (2) Lokus monev yaitu SMPN 44 St. Petrus, Desa Kloangpopot dan SDN Watupedar, Desa Watumerak.

Adapun Pekerjaan fisik di SMPN 44 St. Petrus Kloangpopot terdiri dari pembangunan laboratorium komputer dan ruang tata usaha serta rehabilitasi (3) tiga ruang kelas. Sedangkan pekerjaan fisik di SDN Watupedar adalah Pembangunan Ruang Guru dan Laboratorium Komputer serta rehabilitasi (3) ruang kelas, ruang tata usaha, perpustakaan dan (3) tiga unit toilet.

Dalam kunjungannya di SDN Watupedar, Stef Sumandi menyampaikan skala prioritas dalam intervensi pemerintah daerah terkait peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, “ kami di Lepo Kula Babong bersama pemerintah menyepakati untuk memprioritaskan usulan yang langsung berkaitan dengan pemenuhan indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) seperti pembangunan sarpras (ruang kelas, perpustakaan, laboratorium) yang mendukung peningkatan indeks literasi dan numerasi yang berdasarkan hasil rapor pendidikan belum memuaskan, sedangkan pembangunan sarana prasarana utilitas seperti pagar bisa dipending, ungkap putra asli Kecamatan Mapitara ini.

Dalam momen yang sama, Ibu Ermelinde Nona Erna, S.Pd.SD Kepala SDN Watupedar menyampaikan ungkapan rasa syukur atas terjawabnya kebutuhan sarpras di tahun 2024. Selain itu Erna sapaan akrabnya berkisah tentang perjuangnya wujudkan SDN Watupedar sebagai salah satu Sekolah Penggerak dari 19 Sekolah penggerak dari total 336 SD di Sikka. “Motivasi saya berawal dari rendahnya minat baca guru dan siswa yang ada pada SD ini, sehingga Program sekolah penggerak menjadi salah satu cara untuk meningkatkan budaya literasi di sekolah kami ini,’’ ungkap guru yang telah mengabdi selama 30 tahun di Kecamatan Doreng ini. Untuk diketahui bahwa SDN Watupedar pernah diundang mengikuti Festival Literasi Nasional pada tahun 2023 di Solo atas hasil karya tulisan dalam buku ontologi puisi yaitu (2) buku karya guru dan (6) buku karya siswa yang telah dicetak dan disimpan pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

“Saya siap untuk membagikan praktik baik ini bagi satuan pendidikan sekolah dasar lainnya, semoga kedepan Pemda Sikka dapat melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas guru untuk mewujudkan proyek perubahan demi peningkatan kuliatas dan mutu pembelajaran.” Tutur penerima satya lencana 30 tahun dari Presiden Republik Indonesia ini.

Kontributor Tim Monev Kec. Doreng/ CLS.

  • 19 Maret 2025
  • bidangppm
  • Bapelitbang