• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Mengurangi Kesenjangan melalui Pemberdayaan Masyarakat

Pemerintah Kecamatan Kangae pada Senin (3/4) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2024 di aula Kantor Kecamatan Kangae. Kegiatan ini dihadiri langsung Wakil Bupati Sikka, Bapak Romanus Woga, unsur Forkompimcam, Para kepala desa, dengan total peserta keselurahan adalah 27 orang.

Musrenbang tingkat kecamatan adalah suatu forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten

 

Wakil Bupati Sikka dalam arahan pembukaan kegiatan mengatakan bahwa Musrenbang merupakan pertemuan gagasan, pertemuan ide tentang masa depan Kabupaten Sikka. "Oleh karena itu, mari kita keluarkan seluruh kemampuan kita untuk merumuskan kebijakan berdasarkan permasalahan dan potensi yang tersedia di masyarakat."  Dalam momen kula babong tersebut, Wakil Bupati Sikka juga menceritakan pengalamannya tentang membangun koperasi di Kabupaten Sikka. Menurutnya, koperasi sebagai soko guru perekonomian di Indonesia, memprioritaskan pemberdayaan masyarakat. Melalui pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan masyarakat ikut meningkat dan berdampak pada peningkatan daya saing SDM.

Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kangae dibuka oleh Camat Kangae, Eric Staminus Hermanus, S. SosTurut hadir dalam kegiatan tersebut,  Staf Ahli Bupati Sikka Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Drs, Kensius Didimus, Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) JB Putu Botha, ST, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bapelitbang Kabupaten Sikka, para kepala desa dan BPD se Kecamatan Kangae, perwakilan perempuan, para pemangku kepentingan serta undangan terkait.

Camat Kangae dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari proses perencanaan partisipatif yang dimulai dari tingkat desa. “Usulan aspirasi desa yang terekam dalam Musrenbang Tingkat Desa akan digodok untuk menentukan prioritas usulan yang akan diperjuangkan di tingkat kabupaten”, tambahnya.

 

Kepala Bidang PPM pada Bapelitbang Kabupaten Sikka dalam paparannya menyampaikan bahwa RKPD tahun 2024 merupakan RKPD tahun pertama dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Sikka 2024-2026 dengan issue-isue terkait kualitas daya saing SDM, Kesejahteraan, Infrastruktur maupun reformasi birokrasi. Oleh karena itu, "dengan Tema Peningkatan Kualitas Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat yang didukung oleh Pembangunan Infrastruktur Berbasis Lingkungan dan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, perumusan sasaran, strategi dan kebijakan maka kita optimis akan secara bertahap akan mampu mengatasi persoalan-persoalan pembangunan dimaksud," tambahnya.

 

Usulan prioritas perencanaan pembangunan tahun 2024 dari Kecamatan Kangae dipastikan final untuk pemberdayaan masyarakat. Itu berarti, program pemberdayaan masyarakat akan menjadi isu yang akan diperjuangkan dalam musyawarah perencanaan di tingkat Kabupaten untuk dapat direalisasikan pada tahun depan.

Bergulirnya usulan pemberdayaan masyarakat terekam dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan Kangae. Usulan tersebut dipicu oleh tingginya angka stunting dan data kemiskinan ekstrim di Kecamatan Kangae. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, sampai dengan Februari 2023, prevalensi stunting di Kecamatan Kangae tercatat 19,4 persen. Angka ini lebih tinggi dari angka kabupaten sebesar 12,7%. Sedangkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mencatat 6.597 jiwa yang tersebar dalam wilayah Kecamatan Kangae.

Setelah melewati diskusi panjang dan alot, peserta musyawarah menyepakati tiga usulan prioritas untuk program pemberdayaan masyarakat Kecamatan Kangae. Adapun usulan prioritas tersebut adalah pengadaan pupuk dan kartu anggota bagi kelompok tani, pengadaan ternak besar bagi kelompok ternak serta pengadaan tenda jadi dan kursi bagi karang taruna. (jh)

  • 04 April 2023
  • bidangppm
  • Bapelitbang