• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Penilaian Kinerja, Instrumen Pengukur Kualitas Intervensi Stunting

Pemerintah Kabupaten Sikka diwakili oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) turut ambil bagian dalam kegiatan Penilaian Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting yang digelar oleh Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Hotel Harper Kupang. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur NTT Bapak Johanis Asadoma, dalam arahannya beliau mengatakan stunting menjadi perhatian serius pemerintah dalam 1 tahun terakhir karena Provinsi NTT menjadi salah satu provinsi dengan angka stunting tertinggi. Prevalensi stunting di NTT mencapai 37 persen jauh diatas rata-rata Nasional sebesar 21 persen. Hal ini harus dituntaskan dengan kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak bukan hanya Pemerintah saja. Mari kita berantas stunting, siapkan generasi unggul, ayo bangun NTT, ayo bangun Indonesia” Ungkap Johanis Asadoma menutup arahan beliau sekaligus membuka kegiatan penilaian kinerja pemerintah Kab/ Kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi stunting Provinsi NTT tahun 2025

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 21 Mei – 23 Mei 2025 ini merupakan forum strategis tahunan untuk mengevaluasi dan mengapresiasi upaya kabupaten/kota di NTT dalam menurunkan angka stunting secara terintegrasi. Kegiatan ini diawali dengan pemaparan Materi terkait Pelaksanaan Pencegahan dan Penurunan Stunting Provinsi NTT oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Strategi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025-2029 oleh Direktur SUPD III Dirjen Bina Bangda Kemendagri RI. Dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait pelaksanaan 8 aksi konvergensi stunting oleh masing-masing Kab/ Kota dan dilakukan penilaian oleh tim penilai. Penilaian ini mencakup 8 (delapan) aksi konvergensi, mulai dari analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan Bupati/Wali kota, pembinaan kader, hingga penguatan sistem manajemen data.

Dalam presentasinya, Kabupaten Sikka memaparkan 8 aksi konvergensi stunting yang telah dilaksanakan selama tahun 2024 dan berbagai capaian dan inovasi dalam pelaksanaan aksi konvergensi tersebut termasuk penguatan peran posyandu, pemberdayaan keluarga melalui program edukasi gizi, serta sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan intervensi spesifik dan sensitif dilanjutkan dengan pendalaman substansi oleh tim penilai melalui tanya jawab dan pembuktian dokumen pendukung berdasarkan hasil input di website Bina Bangda Kemendagri RI, pemberian penilaian oleh tim penilai. Kabupaten Sikka mendapat apresiasi dari tim penilai terkait konsistensi data yang diinput meskipun masih ada beberapa catatan yang masih harus disesuaikan kembali. Besok akan dilanjutkan dengan rembuk tim penilai untuk penentuan 10 Kabupaten/ Kota terbaik dan akan diakhiri pembacaan berita acara 10 Kabupaten/ Kota terbaik.

Kegiatan penilaian ini dihadiri oleh tim penilai dari Perangkat Daerah Tingkat Provinsi NTT, TP-PKK Provinsi NTT, Pemerhati Stunting, Lembaga Mitra dan Perguruan Tinggi yang selama ini turut mendukung program percepatan penurunan stunting di wilayah NTT.

Kabupaten Sikka berkomitmen untuk terus memperkuat strategi penurunan stunting melalui pendekatan holistik dan berbasis data, sejalan dengan target Nasional untuk menurunkan prevalensi stunting sebesar 18,6 % dan target provinsi NTT sebesar 33,1% maka ditahun 2025 Kabupaten Sikka menargetkan penurun prevelensi stunting sebesar 29,6% angka target ini ditetapkan berdasarkan Survey Kesehatan Indonesia.

  • 22 Mei 2025
  • bidangpsda
  • Bapelitbang