• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Ekonomi Kreatif , Pilar Perekonomian Masa Depan Sikka

       Ekonomi kreatif merupakan peluang industri baru yang dapat dijadikan sebagai pemicu untuk menggerakan perekonomian nasional. Kabupaten Sikka merupakan salah satu kabupaten di Provinsi NTT yang memiliki berbagai macam potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, namun masih minimnya kreatif dalam mengelolanya. Ekonomi Kreatif merupakan konsep perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi. Pengelolaan ekonomi kreatif dan potensinya perlu dilakukan secara sistematis dan terstruktur sehingga menghasilkan produk yang dapat bersaing dalam skala global.

        Pengelolaan ekonomi kreatif di Kabupaten Sikka memerlukan suatu kajian yang terarah, dengan demikian Bapelitbang Kabupaten Sikka bekerjasama dengan Tim Pengkaji Pusat Kajian Dinamika Sistem Pembangunan (PKDSP) Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang melakukan “Kajian Strategis Pengembangan Ekonomi Kreatif Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Di Kabupaten Sikka”. Selain itu, ada satu kajian lagi yang bersamaan dilaksanakan yakni “Kajian Penyusunan Grand Desain Pengembangan Potensi Ekonomi Desa-Desa Di Kabupaten Sikka Menuju Desa Sejahtera Dan Mandiri”. Kajian Pengembangan potensi ekonomi desa diperlukan untuk teridentifikasinya potensi desa yang mengerucut pada satu desa satu produk unggulan (one village one product) dan terpetanya produk unggulan desa berbasis kawasan.

        Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera,SE, M.Si saat membuka kegiatan Focus Group Discussion untuk kedua kajian ini pada Senin, 21 Agustus 2023 pukul 09.00 di Aula Bapelitbang Sikka menekankan bahwa ada kesenjangan yang luar biasa antara opini publik dan kebijakan publik yang menjadi tantangan kita hari ini. Fakta dan data saja tidak cukup, maka diperlukan kajian yang mendalam.

        Kegiatan dilanjutkan pemaparan materi dari Tim Pengkaji yang diawali oleh Prof. Maryunani dan dilanjutkan ke Tim Pengkaji lainnya. Peserta yang hadir dalam kegiatan yakni para perangkat daerah  beberapa dinas di Kabupaten Sikka, camat Alok Timur, Talibura, Paga dan Kangae. Setelah pemaparan materi diberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan permasalahan dan usul saran  sebagai bahan masukan untuk melakukan kajian.

        Dalam rapat tersebut kepala Bapelitbang Sikka, Margaretha M. Da Maga Bapa berharap dengan diselenggarakan kedua kajian ini,  potensi sumber daya alam di kabupaten Sikka dapat dikelola dengan baik dan teratasi, terdeskripsikannya perkembangan dan karakteristik ekonomi kreatif di Kabupaten Sikka dan dapat tersusunnya peta potensi ekonomi kreatif di Kabupaten SikkaHarapannya, ekonomi kreatif dan pengembangan potensi ekonomi desa dapat memberikan langkah maju bagi Sikka agar dapat bersaing dengan daerah lain di kancah nasional untuk perbaikan hidup masyarakat menuju sejahtera dan mandiri.

 

  • 23 Agustus 2023
  • bidangrisetinovasi
  • Bapelitbang