Ekonomi Kreatif , Pilar Perekonomian Masa Depan Sikka

Ekonomi kreatif merupakan peluang industri baru yang dapat dijadikan sebagai pemicu untuk menggerakan perekonomian nasional. Kabupaten Sikka merupakan salah satu kabupaten di Provinsi NTT yang memiliki berbagai macam potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, namun masih minimnya kreatif dalam mengelolanya. Ekonomi Kreatif merupakan konsep perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi. Pengelolaan ekonomi kreatif dan potensinya perlu dilakukan secara sistematis dan terstruktur sehingga menghasilkan produk yang dapat bersaing dalam skala global.
Pengelolaan
ekonomi kreatif di Kabupaten Sikka memerlukan suatu kajian yang terarah, dengan
demikian Bapelitbang Kabupaten Sikka bekerjasama dengan Tim Pengkaji Pusat
Kajian Dinamika Sistem Pembangunan (PKDSP) Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas
Brawijaya Malang melakukan “Kajian Strategis Pengembangan Ekonomi Kreatif
Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Di Kabupaten Sikka”. Selain itu, ada satu kajian lagi yang bersamaan
dilaksanakan yakni “Kajian Penyusunan Grand Desain Pengembangan Potensi Ekonomi Desa-Desa Di Kabupaten
Sikka Menuju Desa Sejahtera Dan Mandiri”. Kajian Pengembangan potensi ekonomi
desa diperlukan untuk teridentifikasinya
potensi desa yang mengerucut pada satu desa satu produk unggulan (one village
one product) dan terpetanya produk
unggulan desa berbasis kawasan.
Sekda
Sikka, Adrianus Firminus Parera,SE, M.Si saat membuka kegiatan Focus Group Discussion untuk kedua kajian
ini pada Senin, 21 Agustus 2023 pukul 09.00 di Aula Bapelitbang Sikka
menekankan bahwa ada kesenjangan yang luar biasa antara opini publik dan
kebijakan publik yang menjadi tantangan kita hari ini. Fakta dan data saja
tidak cukup, maka diperlukan kajian yang mendalam.
Kegiatan
dilanjutkan pemaparan materi dari Tim Pengkaji yang diawali oleh Prof. Maryunani
dan dilanjutkan ke Tim Pengkaji lainnya. Peserta yang hadir dalam kegiatan yakni
para perangkat daerah beberapa dinas di
Kabupaten Sikka, camat Alok Timur, Talibura, Paga dan Kangae. Setelah pemaparan
materi diberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan permasalahan dan usul saran sebagai bahan masukan untuk melakukan kajian.
Dalam rapat tersebut kepala Bapelitbang Sikka, Margaretha M. Da Maga Bapa berharap dengan diselenggarakan kedua kajian ini, potensi sumber daya alam di kabupaten Sikka dapat dikelola dengan baik dan teratasi, terdeskripsikannya perkembangan dan karakteristik ekonomi kreatif di Kabupaten Sikka dan dapat tersusunnya peta potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Sikka. Harapannya, ekonomi kreatif dan pengembangan potensi ekonomi desa dapat memberikan langkah maju bagi Sikka agar dapat bersaing dengan daerah lain di kancah nasional untuk perbaikan hidup masyarakat menuju sejahtera dan mandiri.
- 23 Agustus 2023
- bidangrisetinovasi
- Bapelitbang
