EKSPOS AKHIR DOKUMEN REVIU RIPPARDA KABUPATEN SIKKA

Selasa (06/08/2024) bertempat di
Aula Bapperida Kabupaten Sikka, Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjha Mada
Yogyakarta (Puspar UGM) bersama Bapperida Kabupaten Sikka menyelenggarakan
Expose Akhir Penyusunan dokumen Reviu Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPARDA)
Kabupaten Sikka. Ekspose akhir ini merupakan kegiatan lanjutan untuk mengetahui
hasil dan pemaparan dari tim Peneliti Puspar UGM.
Kegiatan dibuka oleh Margaretha
Movaldes Da Maga Bapa, ST, M. Eng, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka. Margaretha
dalam sambutannya mengapresiasi UGM atas terlaksananya penyusunan Dokumen Reviu
RIPPARDA Kabupaten Sikka. Besar harapan tersedianya dokumen RIPPARDA dapat digunakan
sebagai perangkat kebijakan dan pengaturan
program pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Sikka
Turut hadir dalam kegiatan Plt.
Kepala Bapperida Kabupaten Sikka, Drs. Marianus A.Anti, Msi, Ketua Tim Peneliti
Puspar UGM, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka, Akademisi dari beberapa
perguruan tinggi di Maumere, Ketua PHRI, AKUSIKA, ASITA, HPI, Perwakilan dari
Sanggar Budaya Lepo Lorun, Bliran Sina, dan Doka Tawa tana, serta perwakilan
Kepala Desa Wisata.
Pembangunan kepariwisataan
memerlukan rencana induk, yang mempunyai peranan yang sangat strategis dalam menjamin
keberlanjutan penyelenggaraan kepariwisataan. Secara ringkas dalam dokumen ini juga
memuat TOP 10 DAYA TARIK WISATA KAB. SIKKA Berdasarkan Kriteria
Penilaian DTW (12 parameter) yakni:
1. Pulau
Koja Doi (Pantai Mini, Bukit Purba,dan Jembatan Batu)
2. Pulau
Pangabatang
3. Pantai
Koka
4. Sanggar
Budaya Bliran Sina
5. Sanggar
Budaya Lepo Lorun
6. Tanjung
Kajuwulu
7. Wisata
Alam Egon
8. Pulau
Babi
9. Sanggar
Budaya Doka Tana Tawa
10. Pantai
Paga
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi,
untuk menerima masukan dan arahan terkait penyempurnaan penyusunan Dokumen
RIPPARDA. Hasil kajian ini diharapkan akan menjadi dasar kebijakan
bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka kedepannya.
- 06 Agustus 2024
- bidangrisetinovasi
- Bapelitbang
