• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Gebyar Cerdas, Momen Sharing Partisipasi Anak Muda Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

(Rabu, 8 Maret 2023) bertempat di Golden Hall Hotel Go Maumere, Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Sikka, menghadiri kegiatan Gebyar Cerdas Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan oleh Child Fun international bersama mitranya di Nusa Tenggara Timur yakni Yayasan Flores Children Development (FREN), Sumba Integrated Development (SID),  Yayasan Karunia Pengembangan Anak (YKPA) Belu, Yayasan Cita Madani Kupang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak tentang partisipasi dalam pembangunan  dan memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi dan mengembangkan diri. Hadir pada kegiatan tersebut 65 anak dari beberapa perwakilan daerah yaitu, Sikka, Flores Timur, Ende, Kupang, Soe, Kefamenanu, Malaka, Sumba Barat Daya dan Sumba Timur.

Kepala Bapelitbang Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes DM. Bapa, ST, M.Eng menyampaikan materi dengan judul “Peran Anak Dalam Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Sikka,”  khususnya konsep inovasi pembangunan manusia secara kolaboratif yaitu melalui pengembangan Posyandu Remaja Pripong Abong di Desa Paubekor, Kecamatan Koting. Dalam konsep ini ditawarkan kegiatan konvergensi dari setiap stake holder berdasarkan core business seperti Bapelitbang dengan kegiatan fasilitasi Koordinasi pelaksanaan inovasi daerah dan pelaksanaan SDG’s, DP2KBP3A dengan kegiatan GENRE dan Forum Anak Sikka (FAS), FREN dengan kegiatan Gebyar Cerdas sertaYouth Voice Now dengan kegiatan Aksi Pencegahan Kekerasan Anak dan Perubahan Iklim. Semua kegiatan tersebut dilakukan di Posyandu Remaja, sehingga semua layanan dapat dirasakan olah anak muda dan menjadi lebih komprehensif, “disana tidak ada satupun anak yang dirumah saat kegiatan berlangsung bahkan babinsa dan babinkamtibmas turun untuk sweeping,” ungkap Femmy Bapa panggilan akrabnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak Tahun 2022 Proses Musrenbang Tingkat Kecamatan/Kabupaten telah mengikutsertakan anak muda.  Oleh karena itu, menurutnya pemerintah melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa harus aktif berkoordinasi memfasilitasi rekstrukturisasi pengurus FAS Kabupaten dan pembentukan  FAS di setiap Kecamatan, desa/kelurahan sehingga ada wadah bagi anak muda dalam pengembangan potensi diri.

Dalam kesempatan tersebut, tak lupa disampaikan juga beberapa contoh prestasi Anak Sikka di bidang olah raga yaitu Juara 1 Tim Futsal Putri dan Juara 2 Tim Futsal Putra pada Kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur Ke-VIII Tahun 2022. “Adik-adik  harus bisa mengembangkan bakat dan minat sesuai passion dan harus memanfaatkan kesempatan serta mengajak teman lainnya untuk bergabung bersama dalam Forum Anak, Generasi Remaja, Youth Voice Now atau komunitas anak muda lainnya”, ungkap Femmy Bapa yang juga Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Sikka   (AFKAB) mengakhiri. Charlos Saka­- Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

  • 09 Maret 2023
  • bidangppm
  • Bapelitbang