Gebyar Cerdas, Momen Sharing Partisipasi Anak Muda Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

(Rabu, 8 Maret 2023) bertempat di Golden Hall Hotel Go
Maumere, Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Sikka,
menghadiri kegiatan Gebyar Cerdas Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan
oleh Child Fun international bersama mitranya di Nusa Tenggara Timur yakni
Yayasan Flores Children Development (FREN), Sumba Integrated Development (SID),
Yayasan Karunia Pengembangan Anak (YKPA) Belu, Yayasan Cita Madani Kupang. Kegiatan ini
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak tentang partisipasi dalam
pembangunan dan memberikan ruang bagi
anak untuk berekspresi dan mengembangkan diri. Hadir pada kegiatan tersebut 65
anak dari beberapa perwakilan daerah yaitu, Sikka, Flores Timur, Ende, Kupang, Soe,
Kefamenanu, Malaka, Sumba Barat Daya dan Sumba Timur.
Kepala Bapelitbang Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes
DM. Bapa, ST, M.Eng menyampaikan materi dengan judul “Peran Anak Dalam
Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Sikka,” khususnya konsep inovasi pembangunan manusia
secara kolaboratif yaitu melalui pengembangan Posyandu Remaja Pripong Abong di
Desa Paubekor, Kecamatan Koting. Dalam konsep ini ditawarkan kegiatan konvergensi
dari setiap stake holder berdasarkan core business seperti Bapelitbang
dengan kegiatan fasilitasi Koordinasi pelaksanaan inovasi daerah dan
pelaksanaan SDG’s, DP2KBP3A dengan kegiatan GENRE dan Forum Anak Sikka (FAS), FREN
dengan kegiatan Gebyar Cerdas sertaYouth Voice Now dengan kegiatan Aksi Pencegahan
Kekerasan Anak dan Perubahan Iklim. Semua kegiatan tersebut dilakukan di
Posyandu Remaja, sehingga semua layanan dapat dirasakan olah anak muda dan
menjadi lebih komprehensif, “disana tidak ada satupun anak yang dirumah saat
kegiatan berlangsung bahkan babinsa dan babinkamtibmas turun untuk sweeping,”
ungkap Femmy Bapa panggilan akrabnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sejak Tahun 2022 Proses Musrenbang
Tingkat Kecamatan/Kabupaten telah mengikutsertakan anak muda. Oleh karena itu, menurutnya pemerintah melalui
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa harus aktif
berkoordinasi memfasilitasi rekstrukturisasi pengurus FAS Kabupaten dan pembentukan FAS di setiap Kecamatan, desa/kelurahan
sehingga ada wadah bagi anak muda dalam pengembangan potensi diri.
Dalam kesempatan tersebut, tak lupa disampaikan juga beberapa
contoh prestasi Anak Sikka di bidang olah raga yaitu Juara 1 Tim Futsal Putri
dan Juara 2 Tim Futsal Putra pada Kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi Nusa
Tenggara Timur Ke-VIII Tahun 2022. “Adik-adik
harus bisa mengembangkan bakat dan minat sesuai passion dan harus
memanfaatkan kesempatan serta mengajak teman lainnya untuk bergabung bersama
dalam Forum Anak, Generasi Remaja, Youth Voice Now atau komunitas anak muda
lainnya”, ungkap Femmy Bapa yang juga Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Sikka (AFKAB) mengakhiri. Charlos Saka-
Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
- 09 Maret 2023
- bidangppm
- Bapelitbang
