• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Geliat Pariwisata Lela, Manfaatkan Potensi disituasi Sulit

Semarak hajatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2024 di Kecamatan Lela, pada Rabu, 5 April 2023 nampak pada tampilan aula Kantor Camat Lela yang disulap menjadi tempat yang elok dipandang mata. Musrenbang RKPD Tahun 2024 mengusung tema “Peningkatan Kualitas Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat yang Didukung Oleh Pembangunan Infrastruktur Berbasis Lingkungan dan Tata Kelola Pemerintahan yang baik” dengan harapan perencanaan pembangunan daerah yang berorientasi pada proses yakni dengan pendekatan partisipatif serta atas bawah dan bawah atas terjawabi.

Pada kesempatan ini, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Anggota DPRD Dapil II Sikka, Kepala Bapelitbang Kabupaten Sikka, Camat Lela, dan Perwakilan BPKAD Kabupaten Sikka. Peserta Musrenbang Kecamatan Lela yang hadir antara lain para Kepala Desa, BPD, tokoh masyarakat utusan Desa, tokoh agama, tokoh perempuan,  perwakilan forum anak, penyandang disabilitas, dan lintas sektor.

Camat Lela, Herman D.B, da Lopez dalam sambutannya menyampaikan dengan keterbatasan anggaran jangan sampai menurunkan semangat untuk berdiskusi, pra Musrenbang Kecamatan Lela telah dilaksanakan pada tanggal 3 April 2023, dan menyepakati 1 usulan prioritas Kecamatan. Sedangkan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Adrianus F. Parera memberikan apresiasi kepada Camat dan seluruh staf Kecamatan yang memfasilitasi jalannya pra Musrenbang dengan baik sehingga diskusi dapat berjalan lancar. Sekda Sikka yang biasa disapa Alfin Parera juga menyampaikan apresiasi kepada Bapelitbang Kabupaten Sikka yang telah dengan tepat dan cepat menyusun Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Sikka Tahun 2024-2026, yang merupakan dokumen yang disusun oleh Daerah dengan masa jabatan Kepala Daerah berakhir pada Tahun 2023 dan merupakan pedoman untuk perencanaan pembangunan di dua tahun mendatang.

Kepala Bapelitbang Sikka yang biasa di sapa Femmy Bapa, dalam arahannya menyampaikan apresiasinya pada Kecamatan Lela, karena tidak banyak Kecamatan yang menyelenggarakan event budaya dan pariwisata, Kecamatan Lela mempunyai modal awal dengan Pariwisatanya dan harus melihat peluang dari potensi yang ada.  Kemandirian disaat situasi fiskal daerah yang terbatas sangat diperlukan. Femmy Bapa mengutarakan salah satu potensi yang bisa dikembangkan dan menggerakan semua sektor adalah pariwisata, dengan pengembangan pariwisata, pendapatan masyarakat akan otomatis naik, persoalan stunting dan kemiskinan ekstrem dapat ditekan melalui perencanaan yang terintegrasi dan terpadu. Selain itu, Femmy pun menyampaikan kegiatan pemberdayaan yang diarahkan, diharapkan fokus pada penurunan kemiskinan ekstrem dan prevalensi stunting.

Materi terkait perencanaan pembangunan yang disampaikan secara apik oleh Renya Sabeweo, Kepala Bidang Infrastruktur Wilayah pada Bapelitbang Kabupaten Sikka, menitikberatkan prioritas pembiayaan Pagu Indikatif Kewilayahan disiapkan untuk membiayai usulan musrenbang partisipatif di tingkat Kecamatan dengan pola pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penurunan angka kemiskinan dan upaya penurunan prevalensi stunting. Kondisi kemiskinan ekstrem di Kecamatan Lela sebanyak 4,523 jiwa, sedangkan prevalensi stunting hasil operasi timbang Bulan Februari 2023 sebesar 4,4 %.  

Kesan, pesan dan harapan dari peserta Musrenbang Kecamatan Lela antara lain,

“Secara keseluruhan Musrebang berjalan baik, singkat dan padat,  diharapkan agar materi yang disiapkan dalam bentuk pdf atau diprintout dan dibagikan kepada peserta, sehingga dapat memahami pokok materi yang disampaikan, selain itu aula paroki Lela dapat digunakan sebagai tempat kegiatan sanggar budaya dikembangkan, akan disiapkan produk-produk UMKM, dan pengembangan bakat dan keterampilan, segala perlombaan seni budaya dapat dilakukan disana” Kata Rd. Arkadius Dhosa, Pastor Paroki Lela.

“Pemerintah dapat memberikan bantuan kepada SMPK Bunga Fatima Lela agar teman2 dan saya dapat belajar lebih nyaman” Kata Yosep Vicky D., utusan perwakilan forum anak.

“Kegiatan hari ini lebih bagus dari tahun-tahun kemarin, singkat dan padat, harapannya juga agar Pemerintah lebih memperhatikan sarana gedung Puskesmas Lela”. Kata Evenia Sales, perwakilan tokoh perempuan.

“Pemerintah dapat lebih memberi perhatian dan bantuan kepada kaum difabel” Kata H. Yoris, perwakilan disabilitas.

Hasil kesepakatan Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan Lela adalah satu usulan prioritas kegiatan yang akan dibawa pada Musrenbang RKPD Kabupaten Sikka yaitu kegiatan pengadaan bibit tanaman jagung dan kacang-kacangan di Desa Korowuwu, Watutedang, Hepang dan Baopaat.

Menutup kegiatan, Camat Lela menyampaikan pada tanggal 25 Agustus 2023 akan diadakan festival budaya yang melibatkan semua stakeholder ditingkat desa dan kecamatan serta sanggar-sanggar tari yang berasal dari semua desa dalam wilayah Kecamatan Lela.

“Mari dukung pariwisata, mari berdayakan masyarakat nian tana”

 

Salam

 

“Sebuah tujuan tanpa perencanaan hanya akan menjadi harapan” , Antoine de Saint-Exupery

 

Tim III Musrenbang Kecamatan.

  • 05 April 2023
  • bidangppm
  • Bapelitbang