Geliat Pariwisata Lela, Manfaatkan Potensi disituasi Sulit

Semarak hajatan Musyawarah
Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun
2024 di Kecamatan Lela, pada Rabu, 5 April 2023 nampak pada tampilan aula
Kantor Camat Lela yang disulap menjadi tempat yang elok dipandang mata.
Musrenbang RKPD Tahun 2024 mengusung tema “Peningkatan
Kualitas Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat yang
Didukung Oleh Pembangunan Infrastruktur Berbasis Lingkungan dan Tata Kelola
Pemerintahan yang baik” dengan harapan perencanaan pembangunan daerah yang
berorientasi pada proses yakni dengan pendekatan partisipatif serta atas bawah
dan bawah atas terjawabi.
Pada kesempatan ini, hadir Sekretaris
Daerah Kabupaten Sikka, Anggota DPRD Dapil II Sikka, Kepala Bapelitbang
Kabupaten Sikka, Camat Lela, dan Perwakilan BPKAD Kabupaten Sikka. Peserta
Musrenbang Kecamatan Lela yang hadir antara lain para Kepala Desa, BPD, tokoh
masyarakat utusan Desa, tokoh agama, tokoh perempuan, perwakilan forum anak, penyandang disabilitas,
dan lintas sektor.
Camat Lela, Herman D.B, da
Lopez dalam sambutannya menyampaikan dengan keterbatasan anggaran jangan sampai
menurunkan semangat untuk berdiskusi, pra Musrenbang Kecamatan Lela telah
dilaksanakan pada tanggal 3 April 2023, dan menyepakati 1 usulan prioritas
Kecamatan. Sedangkan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Adrianus F. Parera
memberikan apresiasi kepada Camat dan seluruh staf Kecamatan yang memfasilitasi
jalannya pra Musrenbang dengan baik sehingga diskusi dapat berjalan lancar.
Sekda Sikka yang biasa disapa Alfin Parera juga menyampaikan apresiasi kepada
Bapelitbang Kabupaten Sikka yang telah dengan tepat dan cepat menyusun Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Sikka Tahun 2024-2026,
yang merupakan dokumen yang disusun oleh Daerah dengan masa jabatan Kepala
Daerah berakhir pada Tahun 2023 dan merupakan pedoman untuk perencanaan
pembangunan di dua tahun mendatang.
Kepala Bapelitbang Sikka yang biasa di
sapa Femmy Bapa, dalam arahannya menyampaikan apresiasinya pada Kecamatan Lela,
karena tidak banyak Kecamatan yang menyelenggarakan event budaya dan pariwisata,
Kecamatan Lela mempunyai modal awal dengan Pariwisatanya dan harus melihat
peluang dari potensi yang ada. Kemandirian
disaat situasi fiskal daerah yang terbatas sangat diperlukan. Femmy Bapa mengutarakan
salah satu potensi yang bisa dikembangkan dan menggerakan semua sektor adalah
pariwisata, dengan pengembangan pariwisata, pendapatan masyarakat akan otomatis
naik, persoalan stunting dan kemiskinan ekstrem dapat ditekan melalui perencanaan
yang terintegrasi dan terpadu. Selain itu, Femmy pun menyampaikan kegiatan
pemberdayaan yang diarahkan, diharapkan fokus pada penurunan kemiskinan ekstrem
dan prevalensi stunting.
Materi terkait perencanaan
pembangunan yang disampaikan secara apik oleh Renya Sabeweo, Kepala Bidang
Infrastruktur Wilayah pada Bapelitbang Kabupaten Sikka, menitikberatkan prioritas
pembiayaan Pagu Indikatif Kewilayahan disiapkan untuk membiayai usulan
musrenbang partisipatif di tingkat Kecamatan dengan pola pemberdayaan
masyarakat yang berfokus pada penurunan angka kemiskinan dan upaya penurunan
prevalensi stunting. Kondisi kemiskinan ekstrem di Kecamatan Lela sebanyak
4,523 jiwa, sedangkan prevalensi stunting hasil operasi timbang Bulan Februari
2023 sebesar 4,4 %.
Kesan, pesan dan harapan dari peserta
Musrenbang Kecamatan Lela antara lain,
“Secara keseluruhan Musrebang
berjalan baik, singkat dan padat, diharapkan agar materi yang disiapkan dalam
bentuk pdf atau diprintout dan dibagikan kepada peserta, sehingga dapat
memahami pokok materi yang disampaikan, selain itu aula paroki Lela dapat
digunakan sebagai tempat kegiatan sanggar budaya dikembangkan, akan disiapkan
produk-produk UMKM, dan pengembangan bakat dan keterampilan, segala perlombaan
seni budaya dapat dilakukan disana” Kata Rd. Arkadius Dhosa, Pastor Paroki Lela.
“Pemerintah dapat memberikan bantuan
kepada SMPK Bunga Fatima Lela agar teman2 dan saya dapat belajar lebih nyaman”
Kata Yosep Vicky D., utusan perwakilan forum anak.
“Kegiatan hari ini lebih bagus dari
tahun-tahun kemarin, singkat dan padat, harapannya juga agar Pemerintah lebih
memperhatikan sarana gedung Puskesmas Lela”. Kata Evenia Sales, perwakilan tokoh
perempuan.
“Pemerintah dapat lebih memberi
perhatian dan bantuan kepada kaum difabel” Kata H. Yoris, perwakilan
disabilitas.
Hasil kesepakatan Musrenbang RKPD
tingkat Kecamatan Lela adalah satu usulan prioritas kegiatan yang akan dibawa
pada Musrenbang RKPD Kabupaten Sikka yaitu kegiatan pengadaan bibit
tanaman jagung dan kacang-kacangan di Desa Korowuwu, Watutedang, Hepang dan
Baopaat.
Menutup kegiatan, Camat Lela
menyampaikan pada tanggal 25 Agustus 2023 akan diadakan festival budaya yang
melibatkan semua stakeholder ditingkat desa dan kecamatan serta sanggar-sanggar
tari yang berasal dari semua desa dalam wilayah Kecamatan Lela.
“Mari dukung pariwisata, mari berdayakan masyarakat nian tana”
Salam
“Sebuah tujuan tanpa perencanaan hanya akan menjadi harapan” , Antoine de
Saint-Exupery
Tim III Musrenbang Kecamatan.
- 05 April 2023
- bidangppm
- Bapelitbang
