• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Manfaatkan Limbah Organik dan Bahan Baku Lokal, BAPPERIDA Kabupaten Sikka Uji Coba Hasil Riset Pembuatan Pakan Ternak

Berlokasi di Desa Hepang-Kecamatan Lela, Kecamatan Waigete, Desa Bola dan Desa Wolokoli-Kecamatan Bola, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Sikka melalui Bidang Riset dan Inovasi bekerjasama dengan Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana Kupang melakukan uji coba hasil riset pembuatan pakan ternak memanfaatakan bahan baku lokal dan limbah organik. Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 10-11 Oktober 2024 mendapat respon positif dan antusiasme dari para peserta yang merupakan peternak babi.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi pada BAPPERIDA Kabupaten Sikka mengatakan bahwa kegiatan riset dan ujicoba pembuatan pakan ternak bersumber dari dana DAU SG dan merupakan Pokok Pikiran dari Anggota DPRD Kabupaten Sikka Bapak Stef Sumandi dan Bapak Stef Say. Menurut Kepala Bidang Riset dan Inovasi, kegiatan ini bertujuan untuk melihat sejauhmana hasil implementasi, meningkatkan pengetahuan peternak, juga berpotensi besar untuk meningkatkan produktivitas ternak.  Pakan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi akan membuat pertumbuhan ternak lebih optimal dan mengurangi angka kematian, menurunkan biaya produksi. Dengan membuat pakan sendiri dengan bahan baku lokal dan limbah organik, peternak dapat mengurangi ketergantungan pada pakan komersial yang harganya seringkali fluktuatif dan lebih tinggi. Pakan yang uji cobakan adalah yang mampu meningkatkan kualitas daging dimana pakan dirancang khusus dapat menghasilkan daging dengan kualitas yang lebih baik serta menjaga kelestarian lingkungan.  Uji coba hasil riset  ini bisa menjadi titik awal untuk pengembangan lebih lanjut sektor peternakan di Kabupaten Sikka, seperti pengembangan pakan lokal, pembentukan kelompok tani  yang fokus pada produksi pakan ternak untuk memperkuat jejaring dan memudahkan akses terhadap informasi serta teknologi serta pemanfaatan limbah organik. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas peternakan di Kabupaten Sikka, khususnya dalam konteks ketersediaan pakan yang sering menjadi kendala bagi peternak.

Peneliti Undana Sabarta Sembiring dalam kesempatan tersebut menyatakan, berdasarkan hasil riset, Kabupaten Sikka memiliki potensi bahan baku lokal untuk pakan ternak yang sangat kaya dan tinggi akan kebutuhan nutrisi ternak semisal bonggol/batang pisang, daun ubi, pepaya, merungge, tepung ikan, asam dan lain-laian. Bahkan menurut Sembiring, daging buah asam dan daun asam memiliki kandungan nutrsisi yang tinggi terutama protein yang mencapai 15%, tinggal cara mengolahnya yang harus tepat dengan  memanfaatkan pakan ternak yang diuji cobakan ini bisa menghemat biaya pakan sampai 50%.

Pada kegiatan tersebut masyarakat terlihat sangat antusias membuat pakan ternak hasil riset. Juga pada kesempatan tersebut diserahkan mesin chopper dan mesin giling, anakan babi, bahan baku pakan serta peralatan pendukung pembuatan pakan ternak lainnya. Diharapkan bersama Dinas Pertanian, hasil riset ini dapat direplikasi kepada peternak lain di wilayah Kabupaten Sikka. (bid.risetinovasi)

  • 14 Oktober 2024
  • bidangrisetinovasi
  • Bapelitbang