• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Menuju Eliminasi ATM, Pemda Sikka gandeng ADINKES dan unsur Pentahelix

Kamis, 12 September 2024, bertempat di Aula Egon, Lt.3 Kantor Bupati Sikka diselenggarakan Pertemuan Kemitraan Lintas Sektor dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (ATM) yang merupakan Kerjasama Pemerintah Kabupaten Sikka dengan Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES), kegiatan ini merupakan lanjutan Lokakarya Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Dokumen Pengganggaran terkait program ATM yang telah diselenggarakan selama dua hari yaitu di hari Selasa dan Rabu, 10-11 September 2024 di Hotel Permatasari Maumere. Kegiatan pertemuan kemitraan di hadiri oleh Pj. Bupati Sikka, Adrianus Firminus Parera, S.E., M.Si, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Ibu Margaretha M. da Maga Bapa, S.T., M.Eng, Koordinator RSSH Adinkes Propinsi Bapak Dr. dr. H.A. Fernandez., M. Kes, hadir melalui zoom, Manager Program RSSH Adinkes Pusat, Bapak Halik, S.T., ME, Pimpinan Perangkat Daerah Konvergensi Percepatan Pencegahan dan Pengendalian ATM serta mitra pentahelix.

Indonesia dan Sikka berupaya untuk mencapai fase berakhirnya  AIDS, Tuberkulosis dan Malaria ( ATM) pada tahun 2030 sejalan dengan komitmen dengan negara lainnya di tingkat global. Pemerintah Kabupaten Sikka turut serta berkomitmen untuk penanganan ATM ini melalui reduksi dan eliminasi.  Reduksi dimaksudkan upaya pengurangan angka kesakitan dan/atau kematian terhadap penyakit infeksi ATM agar secara bertahap penyakit tersebut menurun sesuai dengan sasaran atau target operasionalnya. Sedangkan eliminasi merupakan upaya pengurangan  terhadap penyakit infeksi ATM secara berkesinambungan di wilayah daerah sehingga angka kesakitan penyakit tersebut dapat ditekan serendah mungkin agar tidak menjadi masalah kesehatan  di wilayah daerah yang bersangkutan. Data memperlihatkan bahwa jumlah AIDS di Kabupaten Sikka pada tahun 2023 sebanyak 68  kasus menurun menjadi 33 kasus per Juni 2024 tapi secara kumulatif, jumlahnya menaik dan telah mencapai 1149 penderita hingga Juni 2024 dan total penderita yang telah meninggal menjadi 228 orang.  Jumlah kasus TBC pada tahun 2023 sebanyak 539 kasus dan pada tahun 2024 per Agustus sebanyak 325 kasus. Sedangkan untuk kasus Malaria, Kabupaten Sikka memang belum merupakan kabupaten bebas malaria, terbukti, beberapa waktu yang lalu, muncul kasus di Tana Ai maupun di Waigete. Artinya, bahwa kerja ekstra untuk menangani masalah tersebut secara bersinergi dengan semua unsur pentahelix karena penanganan kasus ATM bukan hanya semata jadi tugasnya Dinas Kesehatan dan mengakhiri Epidemi ATM merupakan target penting dalam tujuan Pembangunan berkelanjutan. 

Pada pembukaan kegiatan pertemuan kemitraan oleh Koordinator RSSH Adinkes Propinsi Bapak Dr. dr. H.A. Fernandez., M. Kes menyampaikan bahwa dari data yang ada Indonesia menempati urutan ke 2 didunia setelah India diikuti oleh Cina yang menempati posisi ke tiga kasus Tuberkulosis dan Malaria. Dr. Hiron, sapaan akrabnya menyampaikan bahwa untuk wilayah NTT, Global Fun memberikan dukungan penganggaran untuk percepatan penanggulangan ATM di 9 Kabupaten, salah satunya di Kabupaten Sikka. Dukungan Global Fund untuk kemitraan penanggulangan ATM di Indonesia mencakup 38 Provinsi di Indonesia, hal ini dikarenakan upaya yang dilakukan belum menggembirakan dan belum benar2 menekan kasus ATM di Indonesia.

Tingginya penyakit ATM di Indonesia dan juga Sikka  masih menjadi tantangan bagi Pemerintah untuk melakukan upaya-upaya percepatan dalam penanganannya. ATM ini, tidak hanya menjadi beban bagi negara tetapi penyakit ini menjadi ancaman serius bagi Masyarakat. Oleh sebab itu harus menjadi perhatian bersama saat ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap ketiga penyakit AIDS, Tuberkulosis dan Malaria dengan terus tekun dan telaten memberikan edukasi bahwa penyakit ini berdampak negatif bagi Masyarakat.

            Pertemuan kemitraan ini sekaligus dirangkaikan dengan launching Peraturan Bupati tentang Percepatan Penanggulangan Penyakit Menular Infeksi HIV, Tuberkulosis dan Malaria oleh Pj. Bupati Sikka, Adrianus Firminus Parera, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, Adrianus Parera menyampaikan bahwa ada dua dukungan pemerintah Kabupaten Sikka dalam upaya penanggulangan ATM yaitu dukungan kebijakan dan fasilitasi, Launching Perbub Percepatan Penanggulangan ATM merupakan bentuk dukungan kebijakan pemerintah daerah, dukungan kebijakan lainnya berupa anggaran yang berpihak pada penanggulangan ATM, sementara dukungan fasilitasi adalah dengan menggerakan tim percepatan penanggulangan yang ada untuk mengatasi ATM. Pada kesempatan ini, Adrianus Parera juga menyampaikan bahwa dukungan dari semua sektor pentahelix dapat meminimalisir penyakit ATM ini karena pemerintah memiliki keterbatasan anggaran. Pada akhir sambutannya, Adrianus Parera mengajak tim percepatan penanggulangan ATM Sikka agar menggunakan Motto ATM yang berarti Amati, Tiru dan Modifikasi praktek-praktek baik yang telah dilakukan oleh wilayah contoh penanggulangan ATM yang telah berhasil melakukan percepatan penanggulangan ATM.

 

SALAM Bidang PPM Bapperida Sikka

  • 13 September 2024
  • bidangppm
  • Bapelitbang