Penguatan Perencanaan, Bapperida Dampingi Penyusunan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025 2029
.png)
Pada Kamis (12/6) Badan
Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sikka melaksanakan
kegiatan asistensi penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah
Tahun 2025–2029, khusus untuk pembahasan Bab I (Pendahuluan) dan Bab II
(Gambaran Pelayanan, Permasalahan Dan Isu Strategis Perangkat Daerah).
Kegiatan asistensi ini bertujuan
untuk menyelaraskan dokumen Renstra masing-masing Perangkat Daerah agar sejalan
dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan yang tercantum dalam Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Proses asistensi Renstra
ini berdasarkan Misi dan Isu strategis Daerah yaitu Kualitas Pembangunan
Manusia masih rendah yang bergabung dalam kelompok kerja (Pokja) SDM; Perekonomian Kabupaten Sikka meningkat dengan
baik, namun tingkat kesejahteraan masyarakat masih relatif rendah yang
bergabung dalam kelompok kerja (Pokja) Ekonomi; Kualitas Pembangunan
Infrastruktur Daerah Masih Rendah yang bergabung dalam kelompok kerja (Pokja)
Infrastruktur dan Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Sikka masih buruk yang
bergabung dalam kelompok kerja (Pokja) Tata kelola.
Dalam kegiatan ini, tim Bapperida memberikan penekanan pada beberapa hal penting antara lain:
- Perumusan Latar belakang pada Bab Imerupakan gambaran kondisi yang mendasari disusunnya renstra PD tahun 2025-2029 disesuaikan dengan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional , Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 pasal 272 tentang Pemerintahan Daerah, dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2018 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, serta Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Perubahan RPJPD, RPJMD, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
- Penyajian hasil evaluasi capaian pelaksanaan
urusan yang menjadi tanggung jawab Perangkat Daerah 5
(lima) tahun terakhir diutamakan berkaitan dengan capaiani IKU dan indikator kinerja kunci (IKK).
- Konsistensi
antara narasi dengan data kuantitatif dalam Bab II;
- Pengidentifikasian
Inti masalah, Masalah, Akar masalah dan pejabaran dalam serabut masalah
- Kesesuaian
antara permasalahan dan isu strategis dengan indikator makro daerah dalam
dokumen Ranwal RPJMD 2025-2029;
- Penjabaran
kondisi Faktor Pendorong dan Penghambat secara analitis dan berbasis kinerja.
Kepala Bapperida Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da
Maga Bapa,ST.,M.Eng dalam sosialiasi penyusunan Rancangan Awal Renstra kepada
semua Perangkat Daerah pada Senin(2/6) menyampaikan
bahwa proses asistensi ini akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh bab
Renstra selesai dan harmonis dengan dokumen RPJMD 2025-2029.
“Renstra yang baik harus menjawab kebutuhan masyarakat
secara tepat dan terukur, bukan hanya sebagai dokumen formal. Karena itu,
penyelarasan sejak awal menjadi sangat penting,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh Perangkat Daerah, dan akan dilanjutkan dengan asistensi teknis pada Bab III dan Bab IV dalam waktu dekat.
- 19 Juni 2025
- bidangppm
- Bapelitbang
