Riset dan Inovasi Terpadu, Gagasan Akselerasi Perencanaan Pembangunan Berbasis Evidence

Bertempat di Aula BAPPERIDA
Kabupaten Sikka, Rabu, 16 Juli 2025, dilaksanakan sosialisasi proyek perubahan Pelatihan
Kepemimpinan Nasional (PKN) II oleh peserta Margretha M.D.M Bapa, ST.,M.Eng atau
yang akrab disapa Femy Bapa yang juga Kepala BAPPERIDA Kabupaten Sikka.
Kegiatan sosialisasi dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Adrianus Firminus
Parera, SE., M.Si yang juga sebagai mentor dalam PKN II tersebut dihadiri oleh
pimpinan OPD lingkup Pemkab Sikka, para Camat, para Kepala Bagian, para Kepala
Bidang dan jabatan fungsional Bapperida Kabupaten Sikka.
Dalam arahannya, Sekda Sikka mengatakan Kabupaten Sikka masih
kekurangan birokrat berkualitas. Keikutsertaan dalam PKN II tahun 2025 sebagai
upaya meningkatkan kualitas dan profesionalsime ASN dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Sikka memberikan
apresiasi dan sangat mendukung judul
proyek perubahan terkait Riset dan Inovasi sebagai wujud komitmen untuk
menjadikan riset dan inovasi sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan
pembangunan yang tepat sasaran, tepat guna dan adptif terhadap dinamika daerah.
Dalam PKN II ini Femy Bapa yang juga kandidat Doktor Ilmu
administrasi mengambil judul proyek perubahan “Penguatan Riset dan Inovasi Terpadu untuk
Akselerasi Perencanaan Pembangunan Berbasis Evidence di Kabupaten Sikka”,
dengan sembilan milestone baik jangka pendek, jangan menengah dan jangka
panjang. Dalam paparannya Femy Bapa mengatakan ke depan pengambilan kebijakan
harus berbasis riset bukan asumsi.
“Inilah cara kita
meningkatkan kualitas perencanaan dan pelayanan serta pengambilan kebijakan
berbasis evidence sehingga dapat memperkuat kapasitas adaptif dan
inovatif Organisasi Pemerintah Daerah dalam menghadapi dinamika perubahan
lingkungan strategi pembangunan”, Papar Femy Bapa
Dalam paparan juga disampaikan tentang langlah-langkah sesuai milestone
yakni pembentukan tim koordinasi riset dan inovasi daerah yang terdiri dari
Perangkat Daerah dan Perguruan Tinggi untuk agenda riset daerah, mekanisme
pengelolaan inovasi daerah serta pembuatan platform Knowledge Managemen System.
Disampaikan juga bahwa kedepan riset harus
berbasis tematik mengacu pada permasalahan dan isu strategis
daerah dengan melaksanakan riset kolaboratif bersama BRIN, Perguruan Tinggi dan
Lembaga Riset lainnya. Saat ini juga sedang dilaksanakan lomba inovasi daerah,
papar Femy Bapa.
Dalam tanggapannya, Perangakat Daerah bersepakat untuk
berkomitmen untuk memperkuat riset dan inovasi daerah serta membangun kemitraan
strategi lintas sektor demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan
berkelanjutan .
Sosialisasi ini merupakan kegiatan terakhir sebelum ujian proyek perubahan yang direncanakan tanggal 29 Juli 2025 di Lembaga Administrasi Negara Jakarta (Bidang Riset dan Inovasi/Sikka RinTA)
- 17 Juli 2025
- Solata
- Bapelitbang
