Sinergi Pemkab Sikka dan Yayasan PAPHA, Hadirkan Taman Emas untuk Anak Usia 0-3 Tahun
.png)
Maumere_2 Agustus 2025 bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Sikka, Pemerintah Kabupaten Sikka bekerja sama dengan Yayasan PAPHA Indonesia yang didukung oleh William & Lily Foundation menyelenggarakan Launching Taman Emas Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) : Optimalisasi Layanan PAUD HI menuju Generasi Emas 2045. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, S.H, Kepala Bapperida Kabupaten Sikka Margaretha M.D.M Bapa, S.T.,M.Eng, Direktur Yayasan PAPHA Bapak Bernardus Yanto Hayon beserta staf, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Tim Gugus Tugas PAUD HI, dan peserta dari lokus penerapan Project Taman Emas diwilayah Kecamatan Magepanda. Dalam sambutannya Direktur PAPHA Indonesia menyampaikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Sikka dalam mengentaskan pembangunan di Kabupaten Sikka, moment launcing ini merupakan hal yang penting untuk memulai inisiasi bagi pembangunan di Kabupaten Sikka dengan project Taman Emas, untuk mencapai misinya tumbuh kembang anak usia 0-3 tahun dengan optimal, untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Hadir melalui zoom, Program Lead William & Lily Foundation, Bapak Sudaryanto, beliau memberikan dukungan atas inisiatif dari Yayasan PAPHA dalam rangka pengembangan anak usia dini Holistik dan Integratif, Project ini menyasar anak usia 0-3 tahun, diharapkan agar anak mendapatkan layanan yang dibutuhkan secara Holistik dan Integratif, tidak hanya tersedia akan tetapi berkualitas dan inklusif. William & Lily Foundation memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka, harapan kedepannya dapat terus melakukan kerjasama untuk mewujudkan masa depan anak-anak di Kabupaten Sikka dengan lebih baik.
Dalam Sambutan Bupati Sikka, Juventus Kago, Pemerintah mengapresiasi peran penting keluarga dalam pengembangan anak usia dini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama melalui kegiatan parenting PAUD agar keterampilan dalam peningkatan gizi, kesehatan, pengasuhan responsif dan perlindungan anak dapat tumbuh optimal sesuai tahapan usia anak. Layanan-layanan antara lain pendidikan, kesehatan, Gizi dan perawatan, pengasuhan responsif, perlindungan, kesejahteraan dan kebencanaan agar terus dioptimalkan. Pemerintah Kabupaten Sikka juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada William & Lily Foundation dan Yayasan PAPHA yang bersama Pemerintah sudah bersinergi dan berkolaborasi khususnya isu-isu pengembangan anak usia dini, semoga sinergi ini terus berkembang dan berlanjut untuk pembangunan di Kabupaten Sikka.
Project Officer Taman Emas, Ibu Yuldensiana Hesty dalam materinya menyampaikan bahwa Taman Emas menjadi model optimalisasi PAUD HI di Kecamatan Magepanda, Pemenuhan hak anak usia 0-3 tahun dapat dicover dalam perlindungan anak dalam PAUD HI. Assessment yang dilakukan pada Juli 2025 melalui tim Gugus Tugas PAUD HI diketahui bahwa sudah terdapat Gugus Tugas PAUD HI di Kabupaten Sikka, selain itu telah tersedia Rencana Aksi Daerah PAUD HI yang menyasar layanan satuan pendidikan seperti TK, TB, SPS dan TPA, diharapkan juga dapat menyasar Posyandu yang mana disana anak-anak usia 0-3 tahun dilayani. Tujuan Project Taman Emas adalah meningkatkan kualitas layanan PAUD HI bagi anak usia 0-3 tahun. Hasil yang diharapkan dari Project Taman Emas antara lain :
1. Posyandu memiliki program layanan,
2. Terselenggaranya kelas pengasuhan di Posyandu,
3. Posyandu menyelenggarakan layanan PAUD HI,
4. Pemerintah Desa memperkuat layanan PAUD HI,
5. Tim gugus Tugas PAUD HI mendorong pengintegrasian layanan PAUD HI,
6. RAD PAUD HI yang responsif terhadap anak usia dini 0-3 tahun.
Strategi yang dibangun dalam implementasi Taman Emas antara lain :
1. Membangun kapasitas kader Posyandu, orang tua anak 0-3 tahun,
2. Mendukung forum pemangku kepentingan, Gugus Tugas PAUD HI,
3. Mendorong keterlibatan aktif Pemerintah Desa, Pemerintah Desa dan BPD,
4. Advokasi kepada Pemerintah Kabupaten.
Dukungan yang diharapkan dari Yayasan PAPHA ditujukan pada
1. Kader posyandu : komitmen dan partisipasi aktif dalam peningkatan layanan PAUD HI khususnya usia 0-3 tahun,
2. Pemerintah Desa : mengalokasikan program dan anggaran untuk optimalisasi layanan anak usia dini usia 0-3 tahun di Posyandu,
3. Pemerintah Kecamatan : aktif melakukan koordinasi dan pendampingan dengan Pemerintah Desa untuk optimalisasi layanan PAUD HI,
4. Puskesmas Magepanda : dukungan teknis untuk perencanaan kegiatan di Posyandu,
5. Pemerintah Kabupaten :
• Bupati dan Wakil Bupati mendorong PD yang tergabung dalam tim Gugus Tugas PAUD HI agar aktif menjalankan secara optimal sebagaimana yang tertuang didalam SK Gugus Tugas.
• Komitmen tim Gugus Tugas untuk peningkatan RAD untuk layanan anak usia dini khususnya 0-3 tahun.
• Dukungan dari DPRD berupa anggaran dan kebijakan untuk optimalisasi layanan anak usia 0-3 tahun.
Kepala Bapperida Kabupaten Sikka, Femy Bapa dalam materinya menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, di Kabupaten Sikka telah ada Peraturan Daerah Kabupaten Sikka Nomor 17 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan PAUD HI, kerja cepat lintas sektor yang tergabung dalam Gugus Tugas melahirkan Peraturan Bupati Sikka Nomor 51 tahun 2022 tentang Standarisasi Layanan Penyelenggaraan PAUD HI. Femy Bapa juga menyampaikan agar rekomendasi dari yayasan PAPHA dibuatkan policy brief, dan segera dilakukan pemetaan PAUD yang terintegrasi di Posyandu maupun PAUD yang masih terpisah dari layanan Posyandu untuk optimalisasi layanan PAUD HI baik dari usia 0-3 tahun maupun usia 4-6 tahun. Peran aktif dan Keterlibatan PKK dalam suksesnya penyelenggaraan PAUD HI sangat dibutuhkan.
Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini antara lain :
1. Peningkatan kapasitas dan kompetensi kader posyandu, tutor PAUD dan tenaga teknis pelayanan
2. Peningkatan advokasi, komitmen, koordinasi dan kerjasama lintas sektor, dunia usaha, dan LSM
3. Pembentukan sistem layanan terintegrasi dan terjadwal sesuai SOP
4. Penguatan peran dan kapasitas perencanaan dan penganggaran perangkat daerah
5. Melaksanakan evaluasi target dan capaian implementasi PAUD HI berdasarkan target indikator dalam Dokumen Rencana Aksi Daerah tahun 2024-2028
6. Review Perbup PAUD HI
7. Penyusunan Policy Brief
8. Revisi SK Pokjanal dan diintegrasikan dengan SK Pokja AKI, AKB, dan Gugus Tugas PAUD HI
9. Pemetaan PAUD yang terintegrasi dengan Posyandu
(bidang PPM)
- 03 Agustus 2025
- bidangppm
- Bapelitbang
