• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Sosialisasi Proyek Perubahan SIKKA RinTA, Wujudkan Perencanaan Pembangunan Berbasis Evidence di Kabupaten Sikka

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes D.M Bapa, ST., M.Eng hari ini senin 2 Juni 2025 menggelar sosialisasi rancangan proyek perubahan bertajuk SIKKA RinTA (Penguatan Tata Kelola Riset dan Inovasi Terpadu untuk Akselerasi Perencanaan Pembangunan berbasis Evidence di Kabupaten Sikka), sebagai bagian dari pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep proyek perubahan yang akan memperkuat tata kelola riset dan inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka, sekaligus mendorong penggunaan data dan bukti (evidence-based) dalam perencanaan pembangunan daerah. Proyek perubahan ini juga sesuai dengan tema PKN Tingkat II, yaitu "Membangun Kemandirian Bangsa melalui Pertumbuhan Ekonomi Menuju Indonesia Maju", karena mendorong daerah menjadi lebih mandiri dalam merancang kebijakan pembangunan yang berbasis riset dan inovasi. Sekaligus mendukung Asta Cita Presiden khususnya Asta Cita ke 3 yaitu mendukung kualitas hidup manusia Indonesia dan Asta Cita ke 5 yaitu mewujudkan Indonesia menjadi negara Maju dengan ekonomi yang berkelanjutan.

Proyek Perubahan ini bermanfaat bagi Pemerintah daerah untuk membantu pengambilan keputusan berbasis evidence, bagi Perguruan Tinggi untuk membuka peluang riset dan KKN tematik yang selaras dengan kebutuhan Daerah, juga bagi BRIN untuk memperkuat sinergi riset terapan di tingkat lokal. Secara kelembagaan, proyek perubahan ini berkelanjutan karena dilandasi regulasi formal berupa Perkada dan SOP, diperkuat kelembagaan internal Bapperida serta memiliki platform digital yang dapat diperbarui dan dikembangkan secara bertahap. Melalui SIKKA RinTA, Bapperida Kabupaten Sikka berkomitmen membangun sistem yang terintegrasi antara hasil riset, inovasi daerah, dan  proses perencanaan pembangunan. Dengan demikian, kebijakan dan program yang dirancang ke depan dapat lebih tepat sasaran, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Sampai saat ini sudah 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah memiliki riset dan inovasi sendiri.

Dalam paparannya, Kepala Bapperida menyampaikan bahwa proyek perubahan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, sekaligus sebagai tindak lanjut dari semangat reformasi birokrasi yang menuntut aparatur negara untuk adaptif, inovatif, dan kolaboratif sehingga mari kita bersama-sama mengembangkan kapasitas riset dan inovasi daerah secara kolaboratif. Sosialisasi ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas perangkat daerah. Mereka memberikan masukan yang akan memperkaya rancangan proyek dan memastikan keberlanjutannya ke depan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan SIKKA RinTA menjadi tonggak awal dalam mewujudkan transformasi tata kelola pembangunan di Kabupaten Sikka menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berbasis bukti.

  • 03 Juni 2025
  • bidangpsda
  • Bapelitbang