Sosialisasi Proyek Perubahan SIKKA RinTA, Wujudkan Perencanaan Pembangunan Berbasis Evidence di Kabupaten Sikka

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan
Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes D.M Bapa, ST.,
M.Eng hari ini senin 2 Juni 2025 menggelar sosialisasi rancangan proyek
perubahan bertajuk SIKKA RinTA (Penguatan Tata Kelola Riset dan Inovasi
Terpadu untuk Akselerasi Perencanaan Pembangunan berbasis Evidence di Kabupaten
Sikka), sebagai bagian dari pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)
Tingkat II. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep
proyek perubahan yang akan memperkuat tata kelola riset dan inovasi di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka, sekaligus mendorong penggunaan data dan
bukti (evidence-based) dalam perencanaan pembangunan daerah. Proyek perubahan ini juga sesuai dengan tema
PKN Tingkat II, yaitu "Membangun Kemandirian Bangsa melalui Pertumbuhan
Ekonomi Menuju Indonesia Maju", karena mendorong daerah menjadi lebih
mandiri dalam merancang kebijakan pembangunan yang berbasis riset dan inovasi.
Sekaligus mendukung Asta Cita Presiden khususnya Asta Cita ke 3 yaitu mendukung
kualitas hidup manusia Indonesia dan Asta Cita ke 5 yaitu mewujudkan Indonesia
menjadi negara Maju dengan ekonomi yang berkelanjutan.
Proyek
Perubahan ini bermanfaat bagi Pemerintah daerah untuk membantu pengambilan
keputusan berbasis evidence, bagi Perguruan Tinggi untuk membuka peluang riset
dan KKN tematik yang selaras dengan kebutuhan Daerah, juga bagi BRIN untuk
memperkuat sinergi riset terapan di tingkat lokal. Secara kelembagaan, proyek
perubahan ini berkelanjutan karena dilandasi regulasi formal berupa Perkada dan
SOP, diperkuat kelembagaan internal Bapperida serta memiliki platform digital
yang dapat diperbarui dan dikembangkan secara bertahap.
Melalui SIKKA RinTA, Bapperida Kabupaten Sikka berkomitmen membangun
sistem yang terintegrasi antara hasil riset, inovasi daerah, dan proses perencanaan pembangunan. Dengan
demikian, kebijakan dan program yang dirancang ke depan dapat lebih tepat
sasaran, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Sampai saat ini sudah 23
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah memiliki riset dan inovasi
sendiri.
Dalam paparannya, Kepala Bapperida menyampaikan bahwa
proyek perubahan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjawab tantangan
pembangunan daerah, sekaligus sebagai tindak lanjut dari semangat reformasi
birokrasi yang menuntut aparatur negara untuk adaptif, inovatif, dan
kolaboratif sehingga mari kita bersama-sama mengembangkan kapasitas riset dan
inovasi daerah secara kolaboratif. Sosialisasi ini turut dihadiri oleh berbagai
pemangku kepentingan lintas perangkat daerah. Mereka memberikan masukan yang
akan memperkaya rancangan proyek dan memastikan keberlanjutannya ke depan. Dengan
semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan SIKKA RinTA menjadi tonggak awal
dalam mewujudkan transformasi tata kelola pembangunan di Kabupaten Sikka menuju
tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berbasis bukti.
- 03 Juni 2025
- bidangpsda
- Bapelitbang
