• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Suara Anak Dikumandangkan dalam Musrenbang RKPD Tahun 2024 Tingkat Kecamatan Doreng

Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Sikka memfasilitasi Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang RKPD) Tahun 2024 tingkat Kecamatan Doreng pada Senin, 03 April 2023 bertempat di Aula kantor Camat Doreng. Tema Musrenbang tahun ini adalah  “Peningkatan Kualitas Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat yang Didukung Oleh Pembangunan Infrastruktur Berbasis Lingkungan dan Tata Kelola Pemerintahan yang baik” .

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Doreng, Sekretaris Bapelitbang Kabupaten Sikka, Staf Ahli Bupati Sikka Bidang Kemasyarakatan Dan Sumber Daya Manusia, dan Philipus Fransiskus, Anggota DPRD Kab. Sikka. Peserta Musrenbang Kecamatan yang hadir adalah para Kepala Desa, BPD, Tokoh masyarakat/agama/pemuda, akademisi, perwakilan forum anak, penyandang disabilitas, tokoh perempuan dan Lintas Sektor.

 “Pelaksanaan Musrenbang RKPD ini sangat strategis karena masa depan Kecamatan Doreng pada tahun 2024 kita tentukan hari ini, kita hadir disini untuk merencanakan keberhasilan bukan merencanakan kegagalan. Kami Apreasiasi kepada Kepala Bapelitbang Sikka yang telah menyiapkan rambu-rambu untuk pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2024 ini. Semoga  menjadi ajang Kulababong para pemangku kepentingan dalam wilayah kecamatan doreng”  Kata Camat Doreng, Servasius Ignasius Idung, SE dalam sambutannya saat membuka kegiatan.

Pada kesempatan ini juga Philipus Fransiskus, Anggota DPRD Kabupaten Sikka menyampaikan kehadiran DPRD pada Musrenbang RKPD adalah sebagai mitra pemerintah dalam diskusi menjawabi aspirasi dari masyarakat. Sedangkan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Dan Sumber Daya Manusia, Akulinus, S.Sos menyampaikan “pada tahapan Musrenbang RKPD Tahun 2024 tingkat kecamatan kita harus fokus pada hal-hal penting yang menjadi isu. Proses harus berjalan dengan baik. Tidak ada pemaksaan kehendak. Kita ikuti alurnya, dan apa yang diusulkan menjadi keputusan bersama”.

Sekretaris Bapelitbang Kabupaten Sikka, Agustinus Boy Satrio,S.T, menyampaikan Prioritas Pembiayaan Pagu indikatif kewilayahan disiapkan untuk membiayai usulan musrenbang partisipatif di tingkat Kecamatan dengan pola pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penurunan angka kemiskinan dan upaya penurunan prevalensi stunting pada wilayah kecamatan dengan stunting dan angka kemiskinan tinggi. Kondisi kemiskinan ekstrim di Kecamatan Doreng sebanyak 6.383 jiwa, sedangkan prevalensi stunting sebesar 15,1 %.  Empat program pemberdayaan yang menjadi prioritas yakni Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan, Program Pengembangan Usaha Menengah, Usaha Kecil dan Usaha Mikro (untuk pelatihan pengolahan bahan lokal); Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian (Hortikultura); Program Pengelolaan Perikanan Budidaya (ikan air tawar). Anggaran yang disediakan untuk Pagu indikatif kewilayahan sebesar 125 juta sampai 150 juta per kecamatan. Sedangkan untuk usulan program dan kegiatan fisik yang diusulkan pada proses musrenbang Kecamatan tetap diinventarisir dan akan dibahas pada Forum Perangkat Daerah sesuai dengan kewenangan.

Dalam musrenbang kali ini, perwakilan Forum Anak Desa Kecamatan Doreng diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya. Ada 3 hal yang diutarakan oleh Anjelina Romayo yakni Pertama, agar Forum Anak Desa (Forades) diaktifkan kembali; Kedua, Stop kekerasan terhadap anak, karena Kecamatan Doreng adalah kecamatan layak anak, meminta pemerintah untuk mengurangi dan meminimalisir kejahatan dan kekerasan terhadap anak; dan Ketiga, membentuk Organisasi Kelompok Peduli Anak Desa.

Terhadap pelaksanaan kegiatan musrenbang ini, Petrus Petu, Tokoh masyarakat Desa Nenbura memiliki kesan bahwa Masyarakat menyadari dan memahami keterbatasan kapasitas fiskal daerah, akan tetapi mereka sangat menyayangkan ketiadaan pramusrenbang kecamatan sehingga informasi terkait program prioritas yang didanai dari pagu indikatif kewilayahan yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat tidak sampai pada masyarakat. Sehingga diharapkan pada pelaksanaan musrenbang pada tahun berikutnya hal tersebut tidak terjadi lagi. Perwakilan Disabilitas yang hadir saat kegiatan,  Susi Yani Satu menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar dapat memperhatikan kaum disabilitas di Kecamatan Doreng, melalui upaya-upaya pemberdayaan masyarakat yang melibatkan kaum disabilitas.

Musrenbang ditutup dengan menetapkan hasil kesepakatan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Doreng yaitu menetapkan satu usulan prioritas kegiatan yang akan dibawa pada Musrenbang RKPD Kabupaten Sikka yaitu Pelatihan Pengolahan Kerupuk Ubi Keladi. Pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kecamatan Doreng diharapkan dapat menjadi ajang partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

 

“Usaha dan Keberanian tidak cukup tanpa tujuan dan arah perencanaan” , Jhon F. Kennedy

 Tim III Musrenbang Kecamatan.

  • 03 April 2023
  • bidangrisetinovasi
  • Bapelitbang