Suara Anak Dikumandangkan dalam Musrenbang RKPD Tahun 2024 Tingkat Kecamatan Doreng

Badan
Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Sikka
memfasilitasi Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang RKPD) Tahun
2024 tingkat Kecamatan Doreng pada Senin, 03 April 2023 bertempat di Aula
kantor Camat Doreng. Tema Musrenbang tahun ini adalah “Peningkatan Kualitas Daya Saing
Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat yang Didukung Oleh Pembangunan
Infrastruktur Berbasis Lingkungan dan Tata Kelola Pemerintahan yang baik” .
Hadir
dalam kegiatan tersebut Camat Doreng, Sekretaris Bapelitbang Kabupaten Sikka, Staf
Ahli Bupati Sikka Bidang Kemasyarakatan Dan Sumber Daya Manusia, dan Philipus Fransiskus,
Anggota DPRD Kab. Sikka. Peserta Musrenbang Kecamatan yang hadir adalah para
Kepala Desa, BPD, Tokoh masyarakat/agama/pemuda, akademisi, perwakilan forum anak,
penyandang disabilitas, tokoh perempuan dan Lintas Sektor.
“Pelaksanaan Musrenbang RKPD ini sangat strategis
karena masa depan Kecamatan Doreng pada tahun 2024 kita tentukan hari ini, kita
hadir disini untuk merencanakan keberhasilan bukan merencanakan kegagalan. Kami
Apreasiasi kepada Kepala Bapelitbang Sikka yang telah menyiapkan rambu-rambu
untuk pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2024 ini. Semoga menjadi ajang Kulababong para pemangku
kepentingan dalam wilayah kecamatan doreng” Kata Camat Doreng, Servasius Ignasius Idung,
SE dalam sambutannya saat membuka kegiatan.
Pada
kesempatan ini juga Philipus Fransiskus, Anggota DPRD Kabupaten Sikka menyampaikan
kehadiran DPRD pada Musrenbang RKPD adalah sebagai mitra pemerintah dalam
diskusi menjawabi aspirasi dari masyarakat. Sedangkan Staf Ahli Bupati Bidang
Kemasyarakatan Dan Sumber Daya Manusia, Akulinus, S.Sos menyampaikan “pada
tahapan Musrenbang RKPD Tahun 2024 tingkat kecamatan kita harus fokus pada hal-hal
penting yang menjadi isu. Proses harus berjalan dengan baik. Tidak ada
pemaksaan kehendak. Kita ikuti alurnya, dan apa yang diusulkan menjadi
keputusan bersama”.
Sekretaris
Bapelitbang Kabupaten Sikka, Agustinus Boy Satrio,S.T, menyampaikan Prioritas
Pembiayaan Pagu indikatif kewilayahan disiapkan untuk membiayai usulan
musrenbang partisipatif di tingkat Kecamatan dengan pola pemberdayaan
masyarakat yang berfokus pada penurunan angka kemiskinan dan upaya penurunan prevalensi
stunting pada wilayah kecamatan dengan stunting dan angka kemiskinan tinggi. Kondisi
kemiskinan ekstrim di Kecamatan Doreng sebanyak 6.383 jiwa, sedangkan
prevalensi stunting sebesar 15,1 %. Empat
program pemberdayaan yang menjadi prioritas yakni Program Peningkatan
Diversifikasi dan Ketahanan Pangan, Program Pengembangan Usaha Menengah, Usaha
Kecil dan Usaha Mikro (untuk pelatihan pengolahan bahan lokal); Program
Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian (Hortikultura); Program
Pengelolaan Perikanan Budidaya (ikan air tawar). Anggaran yang disediakan untuk
Pagu indikatif kewilayahan sebesar 125 juta sampai 150 juta per kecamatan. Sedangkan
untuk usulan program dan kegiatan fisik yang diusulkan pada proses musrenbang Kecamatan
tetap diinventarisir dan akan dibahas pada Forum Perangkat Daerah sesuai dengan
kewenangan.
Dalam
musrenbang kali ini, perwakilan Forum Anak Desa Kecamatan Doreng diberikan
kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya. Ada 3 hal yang diutarakan oleh
Anjelina Romayo yakni Pertama, agar Forum Anak Desa (Forades) diaktifkan
kembali; Kedua, Stop kekerasan terhadap anak, karena Kecamatan Doreng adalah
kecamatan layak anak, meminta pemerintah untuk mengurangi dan meminimalisir
kejahatan dan kekerasan terhadap anak; dan Ketiga, membentuk Organisasi Kelompok
Peduli Anak Desa.
Terhadap
pelaksanaan kegiatan musrenbang ini, Petrus Petu, Tokoh masyarakat Desa Nenbura
memiliki kesan bahwa Masyarakat menyadari dan memahami keterbatasan kapasitas
fiskal daerah, akan tetapi mereka sangat menyayangkan ketiadaan pramusrenbang
kecamatan sehingga informasi terkait program prioritas yang didanai dari pagu
indikatif kewilayahan yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat tidak sampai
pada masyarakat. Sehingga diharapkan pada pelaksanaan musrenbang pada tahun
berikutnya hal tersebut tidak terjadi lagi. Perwakilan Disabilitas yang hadir saat
kegiatan, Susi Yani Satu menyampaikan
harapannya kepada pemerintah agar dapat memperhatikan kaum disabilitas di Kecamatan
Doreng, melalui upaya-upaya pemberdayaan masyarakat yang melibatkan kaum
disabilitas.
Musrenbang
ditutup dengan menetapkan hasil kesepakatan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Doreng
yaitu menetapkan satu usulan prioritas kegiatan yang akan dibawa pada Musrenbang RKPD Kabupaten Sikka yaitu Pelatihan Pengolahan Kerupuk Ubi Keladi. Pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kecamatan Doreng diharapkan
dapat menjadi ajang partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
“Usaha dan Keberanian
tidak cukup tanpa tujuan dan arah perencanaan” , Jhon F. Kennedy
Tim III Musrenbang Kecamatan.
- 03 April 2023
- bidangrisetinovasi
- Bapelitbang
