Supervisi Fasilitatif, salah satu Langkah Tepat Mencegah Kematian Ibu dan Bayi

USAID Momentum bekerja sama dengan
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka menyelenggarakan kegiatan Diseminasi
Supervisi Fasilitatif (Sufas) yang dilaksanakan di Aula Bapelitbang Kabupaten
Sikka, Jumat 10 Februari 2023. Kegiatan yang dihadari oleh Bupati Sikka, Sekretaris
Daerah Kabupaten Sikka, Kepala Bapelitbang Kabupaten Sikka, Tim Sufas Provinsi NTT,
Senior Manager Program Momentum beserta staf, Direktur Rumah Sakit, Perwakilan
Dinas Kesehatan, Para Kepala Puskesmas dan Dokter Spesialis Anak, Dokter
Spesialis Obgyn dan tenaga kesehatan diawali dengan Sambutan dari Ketua Tim
Sufas Provinsi NTT, DR. drg. Dominikus Mere., M.Kes dilanjutkan dengan
pemaparan hasil dan rekomendasi Sufas yang dilaksanakan di 3 Puskesmas yaitu,
Puskesmas Bola yang merupakan dampingan Tim Sufas Provinsi dan dampingan Tim
Sufas Kabupaten yaitu Puskesmas Nita dan Puskesmas Waigete. Sufas telah
dilaksanakan selama 3 kali tahap pendampingan dengan hasil baik dan mencapai
target penilaian diatas 95 persen untuk semua item penilaian. Sufas memberikan
kontribusi besar terkait peningkatan kapasitas Dokter, Bidan dan Perawat pada
layanan primer untuk penanganan kasus maternal dan neonatal.
Bupati
Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., M.Si yang biasa disapa Roby Idong,
dalam arahannya menyampaikan dalam upaya menurunkan jumlah kematian ibu dan
bayi dibutuhkan cara kerja yang tepat salah satunya melalui Sufas. Sufas yang
telah dilaksanakan di 3 Puskesmas di Kabupaten Sikka merupakan hal baik yang
harus direplikasikan pada 22 Puskesmas lainnya. Roby menegaskan apabila
kesehatan ibu dan bayi diperbaiki seharusnya dapat berimbas pada kondisi
stunting yang berkurang, dan apabila kesehatan masyarakat meningkat dapat
berpengaruh pada pendidikan, ekonomi dan bidang lainnya menjadi lebih baik.
Pada
kegiatan diseminasi ini disampaikan pula praktek baik yang telah dilaksanakan
di 3 Puskesmas Pilot pelaksanaan Sufas yaitu Puskesmas Bola, Puskesmas Nita dan
Puskesmas Waigete antara lain kegiatan Sufas merupakan langkah penting untuk
menurunkan kematian ibu dan bayi, perubahan pelayanan yang dirasakan melalui kenyamanan
pasien ibu hamil dengan ruang perawatan yang bersih dan nyaman serta dilengkapi
dengan peralatan yang lengkap, inkubator yang selama ini tidak dimanfaatkan
kembali dimanfaatkan, dan pengadaan alat USG. Menanggapi praktek baik yang
dilaksanakan 3 Puskesmas tersebut, Senior Manager Program, Dr. Henyo Kerong
menyampaikan dalam pelayanan kesehatan terdapat dua aspek yaitu pelayanan
kesehatan dan masyarakat, sehingga tidak saling menyalahkan namun menjadi
tanggung jawab petugas kesehatan untuk mengusahakan pelayanan kesehatan terbaik
bagi masyarakat. Sisi positif lain dari pelaksanaan Sufas yang disampaiakan
oleh Dr. Domi Mere adalah peran masyarakat dapat dikuatkan melalui Desa Siaga.
Pada akhir kegiatan, Kepala
Bapelitbang Kabupaten Sikka, Ibu Margaretha M. D.M. Bapa, S.T., M.Eng yang
biasa disapa Femy Bapa menyampaikan bahwa kegiatan kesehatan tetap menjadi
prioritas di Kabupaten Sikka, pada saat ini sedang memasuki tahap penyusunan
Dokumen Rencana Pembangunan Daerah 2024-2026, sehingga hasil Sufas dapat
menjadi bahan pertimbangan. Di akhir penutupan, Femy menyampaikan pemetaan yang
baik dari Dinas Kesehatan untuk anggaran Sufas agar dapat dilakukan secara baik
sehingga penyerapan anggaran lebih maksimal.
Salam
- 16 Februari 2023
- bidangppm
- Bapelitbang
