• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Supervisi Fasilitatif, salah satu Langkah Tepat Mencegah Kematian Ibu dan Bayi

USAID Momentum bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Supervisi Fasilitatif (Sufas) yang dilaksanakan di Aula Bapelitbang Kabupaten Sikka, Jumat 10 Februari 2023. Kegiatan yang dihadari oleh Bupati Sikka, Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Kepala Bapelitbang Kabupaten Sikka, Tim Sufas Provinsi NTT, Senior Manager Program Momentum beserta staf, Direktur Rumah Sakit, Perwakilan Dinas Kesehatan, Para Kepala Puskesmas dan Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Obgyn dan tenaga kesehatan diawali dengan Sambutan dari Ketua Tim Sufas Provinsi NTT, DR. drg. Dominikus Mere., M.Kes dilanjutkan dengan pemaparan hasil dan rekomendasi Sufas yang dilaksanakan di 3 Puskesmas yaitu, Puskesmas Bola yang merupakan dampingan Tim Sufas Provinsi dan dampingan Tim Sufas Kabupaten yaitu Puskesmas Nita dan Puskesmas Waigete. Sufas telah dilaksanakan selama 3 kali tahap pendampingan dengan hasil baik dan mencapai target penilaian diatas 95 persen untuk semua item penilaian. Sufas memberikan kontribusi besar terkait peningkatan kapasitas Dokter, Bidan dan Perawat pada layanan primer untuk penanganan kasus maternal dan neonatal.

          Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., M.Si yang biasa disapa Roby Idong, dalam arahannya menyampaikan dalam upaya menurunkan jumlah kematian ibu dan bayi dibutuhkan cara kerja yang tepat salah satunya melalui Sufas. Sufas yang telah dilaksanakan di 3 Puskesmas di Kabupaten Sikka merupakan hal baik yang harus direplikasikan pada 22 Puskesmas lainnya. Roby menegaskan apabila kesehatan ibu dan bayi diperbaiki seharusnya dapat berimbas pada kondisi stunting yang berkurang, dan apabila kesehatan masyarakat meningkat dapat berpengaruh pada pendidikan, ekonomi dan bidang lainnya menjadi lebih baik.

          Pada kegiatan diseminasi ini disampaikan pula praktek baik yang telah dilaksanakan di 3 Puskesmas Pilot pelaksanaan Sufas yaitu Puskesmas Bola, Puskesmas Nita dan Puskesmas Waigete antara lain kegiatan Sufas merupakan langkah penting untuk menurunkan kematian ibu dan bayi, perubahan pelayanan yang dirasakan melalui kenyamanan pasien ibu hamil dengan ruang perawatan yang bersih dan nyaman serta dilengkapi dengan peralatan yang lengkap, inkubator yang selama ini tidak dimanfaatkan kembali dimanfaatkan, dan pengadaan alat USG. Menanggapi praktek baik yang dilaksanakan 3 Puskesmas tersebut, Senior Manager Program, Dr. Henyo Kerong menyampaikan dalam pelayanan kesehatan terdapat dua aspek yaitu pelayanan kesehatan dan masyarakat, sehingga tidak saling menyalahkan namun menjadi tanggung jawab petugas kesehatan untuk mengusahakan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Sisi positif lain dari pelaksanaan Sufas yang disampaiakan oleh Dr. Domi Mere adalah peran masyarakat dapat dikuatkan melalui Desa Siaga.

Pada akhir kegiatan, Kepala Bapelitbang Kabupaten Sikka, Ibu Margaretha M. D.M. Bapa, S.T., M.Eng yang biasa disapa Femy Bapa menyampaikan bahwa kegiatan kesehatan tetap menjadi prioritas di Kabupaten Sikka, pada saat ini sedang memasuki tahap penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Daerah 2024-2026, sehingga hasil Sufas dapat menjadi bahan pertimbangan. Di akhir penutupan, Femy menyampaikan pemetaan yang baik dari Dinas Kesehatan untuk anggaran Sufas agar dapat dilakukan secara baik sehingga penyerapan anggaran lebih maksimal.

 

 

Salam

  • 16 Februari 2023
  • bidangppm
  • Bapelitbang