• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

WAKIL BUPATI SIKKA DUKUNG KAMPANYE TOLAK STUNTING

Udara sejuk menghiasi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Tingkat Kecamatan Nita pada Selasa (4/4) yang bertempat di Aula Kantor Camat Nita. Kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Nita dihadiri oleh Wakil Bupati Sikka, Camat Nita, Staf Ahli Bupati, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah pada Badan Perencanaan dan Litbang Kabupaten Sikka dan Tim, perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sikka, para Kepala Desa dan BPD se-Kecamatan Nita bersama utusan dari masing-masing desa, tokoh agama, perwakilan perempuan, perwakilan anak, perwakilan disabilitas dan para pemangku kepentingan dalam wilayah Kecamatan Nita.

Camat Nita, Alfonsus Naga, S.P. membuka sendiri kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Nita dan dalam sambutannya, Camat Nita menyampaikan sebaran program dan kegiatan yang didanai dan akan dikerjakan pada Tahun 2023 di Kecamatan Nita. Selain itu, beliau juga menyampaikan masalah yang dihadapi seperti belum mantapnya jalan antar wilayah di Kecamatan Nita sehingga ada ibu hamil yang harus melahirkan di jalan, angka kemiskinan dan stunting yang masih tinggi serta beberapa kesulitan lainnya. Camat ini juga menginformasikan terkait akan diselenggarakannya Kegiatan Kampanye Menolak Stunting dari anak-anak PAUD yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2023. Untuk kegiatan ini diharapkan dukungan dana dari semua pihak.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Sikka mengharapkan kegiatan Musrenbang ini dapat menghasilkan program dan kegiatan yang dapat mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia. Wakil Bupati Sikka juga memotivasi peserta untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri dengan banyak berdiskusi dan membaca karena dengan banyak berdiskusi dan membaca kita dapat memperoleh banyak pengetahuan dan dapat mengatasi banyak masalah. Dan semuanya itu harus dilakukan dengan tulus dan berpikir positif serta menghindari 7 sifat atau sikap yang dapat mengganggu hubungan baik antar manusia, yaitu 1 (ha) wateng gete, 2 (rua) ki’i ko’or, 3 (telu) dosa miak, 4 (hutu) suding bluit, 5 (lima) bu babok, 6 (ena) moro moing, 7 (pitu) waen bura. Pada kesempatan yang sama diakhir arahannya, Wakil Bupati Sikka menyerahkan bantuan Rp1.000.000,- untuk kegiatan Kampanye Tolak Stunting.

Pada kegiatan diskusi yang dipandu langsung oleh Camat Nita, peserta menyoroti terkait kualitas pembangunan jalan Nita-Riit, Key-Riit, Nangablo-Hagarahu. Serta terbengkalainya pekerjaan SPAM di desa Ladogahar yang sampai saat ini belum selesai. Peserta juga mengharapkan agar Pemerintah dapat mencari potensi-potensi baru untuk peningkatan PAD agar Kabupaten Sikka secara perlahan mengurangi ketergantungan terhadap Pemerintah Pusat melalui DAU, DAK, DID dan dana lainnya.

Kegiatan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Nita diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan penetapan 3 usulan program prioritas hasil kesepakatan, sebagai berikut : penyediaan dan pengembangan sarana pertanian hortikultura di Desa Tilang, peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat untuk mengakomodir pengembangan pangan lestari di Desa Nitakloang, penyediaan dan pengembangan sarana pertanian hortikultura di Desa Riit. Ketiga usulan prioritas ini diharapkan dapat dilaksanakan pada Tahun 2024 dan memberikan dampak baik bagi masyarakat di desa.

 

Tim I Musrenbang Kecamatan

  • 05 April 2023
  • bidangppepd
  • Bapelitbang