Uskup Maumere : Gelora Samador adalah Simbol Penting dari Sebuah Keyakinan, keberanian dan Optimisme Masyarakat Nian Tanah Sikka

Pada tanggal 02 Februari 2022 dilakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Menara Lonceng St. Yohanes Paulus II bertempat di Gelora Samador Maumere. Peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo S.Sos,M.Si bersama Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu. Hadir dalam kesempatan tersebut para pimpinan / perwakilan FORKOMPIMDA, DPRD Kabupaten Sikka, pimpinan perangkat daerah dan para undangan.
Bupati Sikka dalam sambutannya memaparkkan sisi sejarah ke-Katolikan di Kabupaten Sikka dan mengharapkan Menara Lonceng tersebut bisa menjadi simbol kehidupan rohani masyarakat kabupaten Sikka. Sementara itu dalam sambutannya, Uskup Maumere menyampaikan tiga pokok pikiran yang menjadi inspirasi yaitu Gelora Samador menjadi tanah berkat untuk perayaan iman keagamaan & sosial kemasyarakatan; Gelora Samador adalah saksi atas kehadiaran pemimpin tertinggi umat Katolik Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989 dan perayaan Tahun Maria Nasional tahun 1988; Makna hidup yang harus terbaktikan dan peletakan batu pertama adalah berkat cinta kasih Tuhan yang tidak berkesudahan.
Adapun rangkaian acara peletakan batu pertama diawali dengan doa, laporan Ketua Panitia, dilanjutkan dengan sambutan Uskup Maumere dan Bupati Sikka yang kemudian dilanjutkan dengan berkat oleh Uskup Maumere dan peletakan batu oleh Bupati Sikka.
Pembangunan Menara Lonceng direncanakan akan dirampungkan dalam dua tahun dengan bersumber dari pembiayaan pemerintah, swasta dan masyarakat.
- 02 Februari 2022
- Solata
- Umum
